SIAK, LintasPena.com – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Badan Usaha Milik Kampung (BumKam) di beberapa wilayah Kabupaten Siak. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan potensi desa dalam mendukung ketahanan pangan serta menyinkronkan hasil produksi lokal dengan rantai pasok Satuan Pelayanan Pemanfaatan Gizi (SPPG) pada Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam tinjauannya, Bupati Afni menegaskan pentingnya pemanfaatan Dana Desa untuk unit usaha yang berdampak langsung pada gizi masyarakat. “Kita ingin memastikan bahwa kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis bersumber dari petani dan peternak kita sendiri di Siak,” ujarnya kepada kepada media lintaspena.com di Benteng Hulu, Kamis (02/04/2026)
Di Kampung Paluh, Bupati meninjau unit budidaya ayam petelur yang dikelola BumKam. Produksi telur dari kampung ini diproyeksikan menjadi sumber protein utama bagi dapur-dapur MBG di wilayah sekitar.
Berlanjut ke Kampung Koto Ringin, potensi hortikultura terlihat mendominasi melalui budidaya cabai merah dan cabai rawit. Tak hanya itu, kampung ini juga memiliki sentra budidaya semangka serta aktivitas nelayan tangkap yang siap memasok kebutuhan sayur, buah, dan protein ikan segar.
Sementara itu, di Kampung Benteng Hulu, inovasi pertanian modern ditunjukkan melalui budidaya hidroponik selada dan pakcoy yang melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT). Selain sayuran hijau, kampung ini juga konsisten memproduksi jagung manis dan semangka berkualitas tinggi.
Bupati Afni mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawasi jalannya program ini. Ia menekankan agar sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola program nasional berjalan lancar tanpa meminggirkan potensi lokal.
“Di Kabupaten Siak, mari kita kawal bersama. Jangan sampai ada dapur Makan Bergizi Gratis yang menolak produk UMKM atau hasil tani dari kampung kita sendiri. Kita harus mandiri pangan dan memastikan perputaran ekonomi tetap berada di tangan warga Siak,” tegas Bupati.
Dengan integrasi ini, diharapkan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi bagi desa-desa di Kabupaten Siak melalui penguatan BumKam.(dedi)










Tidak ada Respon