INDRAGIRI HULU, LINTASPENA.COM – Memang tak pantas oknum Debt Collector menarik paksa honda Vario 125, milik Saripendra Warga Lumu. Desa Teluk Sungkai Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu.
“Penarikan itu dilakukan pada Rabu malam di jalan Sekayan Deras, baru nunggak 13 hari motornya langsung di ambil paksa oleh oknum pd, dari collector FIF Rengat. Pada hal pemilik motor ingin mintak tempo waktu tangal 16 Maret, baru ada uangnya untuk saat ini saya belum punya uang,” katanya Sarifendra.
“Tapi sayang saat itu pada Rabu (28/02/2024) malam pemilih motor Saripendra menelpon lewat wa kepada pamannya sebagai wartawan Inhu, mintak bantuan agar motornya jangan di bahwa ke kantor FIF Rengat, saya masih sanggup membayarnya tapi untuk saat ini uang belum ada,” katanya Sarifendra.
Kemudian saya konfirmasi lewat telepon wa sama oknum Debt Collector Pd, dengan jawaban saya bahwa “dulu motor ini bang, kalau mau bayar saya tunggu di kantor besok, sedangkan pihak korban udah menyampaikan kepada oknum tersebut pd, bawah korban Sarifendra menyanggupi tanggal 16 Maret baru bisa saya baya,” ungkap korban.
Dengan demikian oknum pd tersebut, mengatakan kepada awak media saya hanya menjalankan tugas bang, karena sudah tutup buku bang jadi ngak bisa bang, Soalnya kalau mau hambil aja motor langsung ke kantor bang Rengat jawaban, oknum pd tersebut.
“Mirisnya oknum pd ini, memaksa harus bayar pada Rabu malam itu, kalau tidak bayar saya tarik paksa, dengan alasan sudah tutup buku, bukan itu aja oknum pd memaksa meminta tandatangan kepada korban tersebut. Supaya bisa membawah motor dan surat surat stnk milik Sarifendra.(Ali)
Dua Oknum Debt Collector Tarik Paksa Motor Warga Desa Teluk Sungkai Kec. Kuala Cinaku Kab. Inhu








Tidak ada Respon