PELALAWAN, LintasPena.com – Pemerintah resmi menabuh genderang pemulihan ekosistem di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Tak tanggung-tanggung, target reforestasi seluas 2.557 hektare dipatok untuk tuntas sepanjang tahun 2026 sebagai solusi konkret atas deforestasi yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan komitmen tersebut saat meluncurkan program pemulihan hutan di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (3/3/2026).
“Insyaallah, tahun ini kita akan mereforestasi 2.557 hektare. Ini bagian dari upaya memulihkan fungsi ekologis kawasan,” ujar Menhut di hadapan para tamu undangan.
Sebagai langkah pembuka, pemerintah langsung tancap gas dengan melakukan penanaman kembali di lahan seluas 400 hektare. Sisanya akan digarap secara maraton dalam beberapa tahap hingga target akhir tahun tercapai. Menurut Menhut, langkah ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) penyelesaian persoalan TNTN yang kini arah kerjanya semakin jelas dan terukur.
Upaya ini bukan kerja tunggal. Program rehabilitasi ini melibatkan kolaborasi masif dari 11 kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga unsur Forkopimda. Sinergi lintas sektor ini dianggap sebagai kunci utama untuk mempercepat pemulihan kawasan konservasi yang menjadi paru-paru penting di Bumi Lancang Kuning.
Selain fokus pada penghijauan, pemerintah juga menunjukkan sisi humanis dengan menyiapkan langkah identifikasi lahan pengganti. Melalui Dirjen terkait dan Satgas PKH, proses relokasi tengah dipersiapkan agar kepentingan ekonomi masyarakat tetap terjaga tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
Reforestasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremoni penanaman pohon, tetapi mampu mengembalikan fungsi ekosistem, meningkatkan daya serap karbon, serta menjamin keamanan habitat satwa endemik di TNTN.
Dengan target yang nyata dan dukungan kuat dari berbagai pihak, optimisme membumbung tinggi bahwa TNTN akan kembali menjadi lanskap konservasi kebanggaan Riau.
Laporan : Sf
Editor : Toro










Tidak ada Respon