Anggota DPR: Delapan Bupati Sepakati Ibu Kota Provinsi Papua Tengah

admin
A-AA+A++

Lintaspena.comAnggota DPR RI Komarudin Watubun meminta delapan bupati yang nantinya masuk dalam Provinsi Papua Tengah agar duduk bersama dan menyepakati daerah yang akan menjadi ibu kota provinsi.

“Silakan duduk dan sepakati bersama di mana ibu kota provinsi dan jangan sembunyi dibalik rakyat karena sebagai pemimpin, maka para bupati harus tegas dan tidak mementingkan ego pribadi,” katanya di Papua, hari ini.

Ia meminta para bupati jangan selalu bersembunyi dibalik masyarakat karena para bupati telah dipilih menjadi wakil mereka di pemerintahan.

Baca Juga: Ikatan Mahasiswa Kecamatan Tambang Menuntut Keadilan di Depan Polda Riau Terkait Bentrokan di Desa Terantang

Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Papua itu mengaku dari delapan daerah yang masuk di Provinsi Papua Tengah, dua di antaranya ingin ibu kota di Timika, yaitu Kabupaten Mimika dan Kabupaten Puncak, sedangkan kabupaten yang meminta Ibu Kota Provinsi Papua Tengah di Nabire, yaitu Kabupaten Intan Jaya, Nabire, Deiyai, Dogiyai, Puncak Jaya, dan Kabupaten Paniai.

“Silakan duduk dan putuskan karena Komisi II DPR RI akan mendukung apa keputusan tersebut, ” kata Komarudin.

Selain masalah Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, kata dia, pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Papua diwarnai dengan penolakan Kabupaten Pegunungan Bintang masuk ke Provinsi Pegunungan Tengah Papua.

Baca Juga: Bujang Kampung Terbitkan 164 NIB

“Memang benar, Kabupaten Pegunungan Bintang menolak bergabung dengan Provinsi Pegunungan Tengah Papua dan tetap berada di provinsi induk, yakni Papua,” katanya.

Alasan yang diungkapkan Pegunungan Bintang, papar dia, karena lebih dekat ke wilayah Papua dibanding ke Pegunungan Tengah.

Padahal, tambahnya, salah satu tujuan pemekaran adalah memperpendek rentang kendali dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah.

Baca Juga: Bupati Bengkalis Kasmarni, Membuka Penyuluh Agama Ikuti Tes Kompetensi

Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni menyatakan dukungannya bila Ibu Kota Provinsi Papua Tengah di Nabire dengan beberapa alasan.

Selain merupakan kabupaten induk, ujar Tabuni, Nabire lebih dekat dibanding ke Timika dan sudah ada Jalan Trans Papua poros jalan Nabire-Enarotali (Kabupaten.Paniai) yang melintasi Kabupaten Dogiyai dan Deiyai.

 


Source : Suara                Editor : Virgo                Tag : DPR RI | Provinsi Papua Tengah


Pos Terkait

Read Also

Dihadiri Rocky Candra, Anggota DPR RI, Kampanye Alfin-Azhar Dibanjiri Massa seperti Lautan Manusia

Kampanye akbar pasangan calon (paslon) Wali Kota dan...

DPR Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota LPSK Periode 2024-2029

Komisi III DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *