LINTASPENA.COM, PADANG, SUMBAR – Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga keamanan warga. Respons cepat langsung diambil begitu menerima laporan adanya gangguan ketertiban masyarakat.
Aksi tawuran remaja dilaporkan pecah di depan SMP Negeri 6, Kelurahan Pengambiran Ampalu. Peristiwa meresahkan tersebut terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakasa, S.STP., M.Si, bergerak cepat menindaklanjuti laporan malam itu. Ia langsung menginstruksikan Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) untuk segera turun tangan.
Kasi Trantib Kecamatan Lubuk Begalung, Noviandi, S.Sos, diminta memastikan kebenaran informasi warga tersebut. Ia juga diperintahkan segera mengambil langkah penanganan taktis di lokasi kejadian.
Menindaklanjuti arahan Camat, Kasi Trantib langsung meneruskan perintah kepada jajaran di bawahnya. Koordinator Lapangan Engky Espito, S.I.Kom, diminta memimpin personel malam itu.
Engky Espito yang kebetulan bertugas sebagai perwira piket malam segera bergerak cepat. Tanpa menunggu lama, ia mengumpulkan tim gabungan untuk menuju lokasi tawuran.
Personel BKO Satpol PP Kecamatan Lubuk Begalung dan Dubalang Kecamatan dikerahkan ke lapangan. Pergerakan tim ini turut didampingi oleh sejumlah anggota dari Polsek Lubuk Begalung.
Setibanya di tempat kejadian, tim gabungan menemukan aksi saling serang antar-remaja masih berlangsung. Situasi yang sempat mencekam tersebut langsung diantisipasi oleh petugas secara sigap.
Melalui koordinasi yang cepat dan solid bersama jajaran kepolisian, situasi akhirnya berhasil dikendalikan. Aksi tawuran dapat dihentikan total sebelum menimbulkan dampak buruk yang lebih besar.
Dalam pembubaran tersebut, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah senjata tajam dari lokasi. Senjata-senjata tersebut diduga kuat akan digunakan para remaja dalam aksi bentrokan.
Setelah situasi kondusif, kedua kelompok remaja yang bertikai langsung dimediasi di tempat. Penyelesaian dilakukan secara persuasif dan persuasif, lalu mereka dikembalikan kepada orang tua masing-masing.
Camat Ikrar Prakasa menegaskan bahwa sinergi seluruh unsur merupakan kunci utama menjaga kamtibmas. Ia juga meminta para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka.
Langkah taktis ini sekaligus menjadi bukti nyata dukungan terhadap Program Unggulan Wali Kota Padang “Padang Sigap”. Program tersebut menekankan pelayanan responsif demi menghadirkan rasa aman di masyarakat. (MF)











Tidak ada Respon