Sekda Riau Dorong Perluasan Praktik Baik PT RAPP dalam Percepatan Penurunan Stunting

Meni
Sekda Riau Dorong Perluasan Praktik Baik PT RAPP dalam Percepatan Penurunan Stunting
Sekda Prv Riau Syahrial Abdi memberikan arahan dalam kegiatan Diseminasi Praktik Baik Pencegahan Stunting oleh PT RAPP di Pekanbaru, Kamis (30/4). Pemprov Riau mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memastikan setiap anak di Riau tumbuh sehat dan terbebas dari ancaman stunting. (Foto: Istimewa)
A-AA+A++

PEKANBARU, LintasPena.com – Pemerintah Provinsi Riau memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi sektor swasta dalam menangani isu kesehatan nasional. Hal ini mengemuka saat PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) menggelar kegiatan Diseminasi Praktik Baik dan Pembelajaran Implementasi SKPP serta Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Hotel Tjokro Pekanbaru, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi pengalaman sekaligus melakukan evaluasi mendalam. Melalui forum ini, diharapkan upaya intervensi stunting di wilayah-wilayah yang menjadi fokus perusahaan dapat semakin tajam dan memberikan dampak nyata bagi kualitas kesehatan masyarakat lokal.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdapo) Riau, Syahrial Abdi, saat membuka acara menekankan bahwa setiap praktik baik yang dihasilkan harus didukung oleh indikator yang jelas dan terukur. Menurutnya, akurasi data dan konsistensi parameter keberhasilan sangat menentukan efektivitas program di lapangan.

Dari 12 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau, PT RAPP tercatat telah melakukan intervensi aktif di lima wilayah strategis. Daerah-daerah tersebut meliputi Kabupaten Pelalawan, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Kuantan Singingi, yang selama ini menjadi fokus pemberdayaan dan pencegahan stunting oleh perusahaan.

Dalam arahannya, Syahrial menggunakan filosofi piramida untuk menggambarkan posisi penting masyarakat dalam pembangunan. Ia menegaskan bahwa masyarakat adalah fondasi atau “tapak” utama; jika masyarakatnya sehat dan sejahtera, maka seluruh struktur pembangunan di atasnya akan berdiri kokoh dan berfungsi secara optimal.

Lebih lanjut, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Riau, Syahrial berharap langkah PT RAPP dapat memicu efek domino bagi korporasi lainnya. Ia mendorong pembentukan forum khusus untuk memotivasi sektor swasta serta menggandeng pihak akademisi guna pengembangan program yang lebih saintifik dan berkelanjutan.

Meski kemajuan telah terlihat, Sekda memberikan catatan khusus bagi beberapa wilayah seperti Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kuantan Singingi yang memerlukan perhatian lebih serius. Beberapa indikator spesifik kesehatan dasar dilaporkan masih berada di bawah target yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi.

Adapun indikator yang perlu diperkuat antara lain adalah tingkat konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri, cakupan ASI eksklusif, hingga kelengkapan imunisasi. Selain itu, kedisiplinan pemeriksaan kehamilan minimal enam kali bagi ibu hamil juga menjadi poin penting yang harus terus disosialisasikan di tingkat akar rumput.

Menutup arahannya, Syahrial menegaskan bahwa intervensi lapangan harus terus diperkuat dan tidak boleh terjebak dalam seremoni evaluasi semata. Ia memuji program-program inovatif seperti “Orang Tua Asuh Cegah Stunting” yang dinilai telah menunjukkan tren positif dan layak untuk direplikasi di seluruh pelosok Bumi Lancang Kuning.(yn)

Pos Terkait

Read Also

Sekda Riau: Jadikan Data Landasan Utama dalam Strategi Percepatan Penurunan Stunting

PEKANBARU, LintasPena.com – Kegiatan diseminasi praktik baik implementasi...

Plt Gubri SF Hariyanto Ingatkan Seleksi Petinggi 3 BUMD Riau Harus Profesional dan Bebas Titipan

PEKANBARU, LintasPena.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau secara...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *