PEKANBARU, LintasPena.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Senin (16/3/2026). Dalam sidang tersebut, Pemerintah Provinsi Riau memaparkan capaian strategis mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) hingga upaya menjaga stabilitas fiskal daerah.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, di hadapan anggota dewan menjelaskan bahwa arah pembangunan Riau saat ini berfokus pada penguatan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai fondasi pembangunan manusia.
Pemprov Riau berkomitmen memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB). “Selain infrastruktur fisik, peningkatan kompetensi guru juga menjadi perhatian serius guna memastikan kualitas pembelajaran yang merata di Bumi Lancang Kuning,” ujar Syahrial.
Di sektor kesehatan, penguatan fasilitas rumah sakit dan akses layanan bagi masyarakat di daerah terpencil menjadi target utama untuk memastikan kehadiran negara di seluruh pelosok wilayah Riau.
Menanggapi dinamika ekonomi, Pemprov Riau menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan fiskal. Salah satu poin krusial yang disampaikan adalah komitmen pemerintah untuk menyelesaikan tunda bayar kegiatan tahun anggaran 2025 secara bertahap, dengan tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Terkait infrastruktur, pembangunan difokuskan pada pemeliharaan ruas jalan provinsi agar tetap fungsional bagi mobilitas publik, sementara proyek strategis nasional terus diupayakan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah pusat.
Guna mendongkrak pendapatan daerah dan kesejahteraan warga, Pemprov Riau mulai memfokuskan pengembangan pada kawasan wisata dan ekonomi kreatif. Beberapa ikon daerah seperti Riau Creative Hub, Waterfront City, Masjid Al Wathan, hingga Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim diproyeksikan menjadi motor penggerak bagi pelaku UMKM.
“Pemerintah juga terus melakukan pembinaan kepada petani melalui penyediaan pupuk dan bibit berkualitas sebagai upaya konkret menurunkan angka kemiskinan,” tambahnya.
Rapat Paripurna ini menjadi momentum penting bagi DPRD Provinsi Riau untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja eksekutif sepanjang tahun 2025. Sinergi antara legislatif dan eksekutif diharapkan mampu memastikan program pembangunan tahun berjalan semakin optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat Riau.(Fn)
Editor : Tr
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, menyampaikan pidato jawaban pemerintah atas LKPJ Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Provinsi Riau, Senin (16/3/2026)










Tidak ada Respon