Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemprov Riau Usulkan Rehabilitasi 109 SMA/SMK ke Pusat

Meni
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemprov Riau Usulkan Rehabilitasi 109 SMA/SMK ke Pusat
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya
A-AA+A++

PEKANBARU, LintasPena.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memperkuat komitmen dalam pemerataan kualitas pendidikan dengan mengusulkan rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah secara besar-besaran. Tahun ini, sebanyak 109 sekolah menengah diusulkan untuk mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan program serupa pada tahun sebelumnya. Sebagai catatan, pada 2025 lalu, Pemprov Riau berhasil melakukan renovasi terhadap 45 SMA dan SMK, serta membangun satu Unit Sekolah Baru (USB) dan satu Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Alhamdulillah, tahun lalu ada 45 SMA dan SMK yang direnovasi. Untuk tahun 2026 ini, jumlah yang kita usulkan meningkat signifikan, yakni mencakup 33 SMK dan 76 SMA,” ujar Erisman di Pekanbaru, Rabu (4/3/2026).

Erisman menjelaskan, jika usulan tersebut disetujui kementerian terkait, pengerjaan akan dilakukan dengan sistem swakelola. Melalui skema ini, anggaran akan disalurkan langsung dari kementerian ke rekening sekolah penerima manfaat.

“Sistem swakelola membuat proses lebih efektif dan cepat, karena sekolah mengelola dana sesuai petunjuk teknis yang berlaku sehingga manfaatnya segera dirasakan siswa dan guru,” imbuhnya.

Dalam proses pengusulan, Pemprov Riau menerapkan verifikasi ketat guna memastikan bantuan tepat sasaran. Setiap sekolah wajib memenuhi persyaratan administratif dan faktual, seperti kepemilikan sertifikat tanah yang sah serta bukti dokumentasi kondisi fisik bangunan yang mendesak untuk diperbaiki.

“Kami sangat selektif. Setelah usulan masuk, pihak kementerian akan melakukan pengecekan ulang. Jika dinyatakan layak dan memenuhi syarat, baru pengerjaan bisa dimulai,” tegas Erisman.

Menariknya, program bantuan rehabilitasi ini tidak hanya dikhususkan bagi sekolah negeri. Erisman menegaskan bahwa sekolah swasta juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan bantuan asalkan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

Upaya ini diharapkan dapat menciptakan standarisasi fasilitas pendidikan yang merata di seluruh wilayah Bumi Lancang Kuning, guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan optimal bagi generasi muda Riau.

Laporan : Dz
Editor : Toro

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya