BEKASI, LINTASPENA.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi secara resmi membuka Kegiatan Pengembangan Minat, Bakat, dan Prestasi Pendidikan Nonformal/Kesetaraan (GEMA TUNAS) Tahun 2026. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menyetarakan kualitas dan perhatian terhadap pendidikan nonformal di wilayah Kabupaten Bekasi.
Kegiatan strategis ini diikuti oleh ribuan peserta didik yang berasal dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Kabupaten Bekasi. Melalui metode pendidikan kepramukaan, ajang ini dirancang sebagai wadah pembinaan karakter sekaligus ruang eksplorasi minat, bakat, dan prestasi para warga belajar.
Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Imam Faturochman, ST., M.Si., beserta jajaran pejabat struktural terkait. Antusiasme tinggi terlihat jelas dari raut wajah ribuan warga belajar yang siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat kepramukaan yang membara.
Dalam sambutannya, Imam Faturochman menegaskan bahwa GEMA TUNAS merupakan instrumen penting bagi pemerintah daerah untuk memaksimalkan potensi anak bangsa di jalur nonformal. Menurutnya, ruang bagi pendidikan kesetaraan harus terus dibuka lebar agar mampu melahirkan generasi yang mandiri dan berdaya saing tinggi.
“GEMA TUNAS kita hadirkan untuk mengembangkan potensi warga belajar agar menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, disiplin, berani, serta memiliki keterampilan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Imam di hadapan para peserta dan tamu undangan.
Imam menjabarkan bahwa lewat nilai-nilai luhur pramuka, warga belajar dilatih untuk mengedepankan asas gotong royong dan cinta tanah air. Implementasi nilai-nilai ini dinilai sangat krusial dalam membentuk mentalitas yang kuat untuk menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.
“Kita ingin mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan memiliki jiwa pengabdian,” tegas Kadisdik Kabupaten Bekasi tersebut dengan penuh optimisme.
Pada penyelenggaraan tahun ini, GEMA TUNAS 2026 mengusung tema besar “Berkarya, Berbakti, dan Peduli”. Nilai-nilai ini langsung diterjemahkan ke dalam berbagai agenda kegiatan konkret, mulai dari perlombaan keterampilan, aksi bakti sosial, hingga simulasi outbound kepemimpinan.
Lebih lanjut, Imam berharap agenda akbar ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan yang kehilangan esensi setelah ditutup. Ia mendorong agar GEMA TUNAS bertransformasi menjadi sebuah gerakan berkelanjutan yang konsisten melahirkan kader muda yang siap berkontribusi langsung bagi masyarakat.
Menutup arahannya, Kepala Dinas Pendidikan memberikan suntikan motivasi bagi seluruh peserta untuk berkompetisi secara sehat dan menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. “Selamat mengikuti GEMA TUNAS 2026. Teruslah berkarya, berbakti, dan peduli demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya. (Agus P)









Tidak ada Respon