Nias, Lintaspena.com – Proyek pembangunan rumah sakit umum Kelas D Pratama (RSUP) Desa Baruzõ juga tidak tuntas dikerjakan sesuai kontrak. Dikerjakan selama 6 Bulan dengan sumber (DAK) Tahun 2022, pembangunan rumah sakit senilai Rp 38.5 Milyar ini hanya bisa dituntaskan sekitar 40% BARUZÔ Kecamatan Sogaeadu, Kabupaten Nias. Provinsi Sumatera Utara. Jum’at (16/12/2022).
Ketua DPC LSM GEMPUR Kabupaten Nias Fatiziduhu zai, menyampaikan, kontrak proyek rumah sakit dimulai sejak 21 juni 2022 dan berakhir 12 Desember 2022. “Kontraknya Anggaran Tahun 2022. Sampai batas kontraknya habis, pekerjaan yang diselesaikan sekitar 40 persen,” katanya.
“Lanjutnya lagi, Ketua DPC LSM GEMPUR fatiziduhu zai Mengatakan, tidak tuntasnya pekerjaan RSUP BARUZÕ disebabkan berbagai hal. Mulai dari keterlambatan pelaksanaan kontrak hingga adanya review desain. dia jelaskan, sejak kontrak tahun jamak selesai akhir Desember ini, pembangunan rumah sakit masih tetap dilanjutkan pekerjaannya hingga 14 hari kedepan.”
“Pembangunan RSU Pratama merupakan salah satu dari proyek di Kabupaten Nias yang dibangun dengan Dana (DAK) Tahun 2022. Proyek rumah sakit Umum Daerah Pratama (RSUP) mendapat porsi dana paling besar. Dari total dana DAK fisik sebesar 38.558.850.700,. milyar rupiah, pekerjaan Rumah Sakit Umum Pratama (RSUP) Baruzõ Kecamatan Sogaeadu diberikan dana sebesar Rp 38.5 Milyar. Ful sebanyak itu diperuntukan untuk membangun gedung. Sayangnya selama 6 bulan diberi waktu, dari dua PT yaitu PT. VIOLA CIPTA MAHAKARYA dan PT. ARTEK UTAMA yang ditunjuk sebagai pemenang lelang mega proyek tersebut, tidak bisa menuntaskan tanggungjawabnya.” Tegasnya Fati.
Lebih lanjut, Saya minta pihak terkait, proyek pembangunan RSU tersebut di Baruzõ, Kecamatan Sogaeadu agar menghentikan kontrak pelaksana kegiatan pembangunan itu dimana berdasarkan papan proyek, pekerjaan pembangunan RSU yang dimulai 21 juni 2022 dengan selesai 12 Desember 2022 kontraknya mencapai Rp 38,5 Milyaran hingga belum selesai. tutupnya diakhiri.
Terkait hal tersebut, Awak Media mencoba konfirmasi pihak terkait, hingga sampai saat ini tidak ada Tanggapan. Maka berita ini di turunkan.
(Tim)
Diduga Habis Kontrak! Proyek RSU Pratama Baruzõ Senilai Rp. 38,5 Milyar Tidak Selesai Dikerjakan








Tidak ada Respon