Bengkalis, Lintaspena.com – Optimalisasi peran orang tua dalam pengasuhan keluarga untuk mewujudkan generasi yang berkualitas (parenting skill), hal ini juga sejalan dengan program unggulan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yaitu “Perempuan Berdaya Keluarga Sejahtera“.
Kamis, 22 Juni 2023 Bidang Kelembagaan Pengarusutamaan Gender Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis Mengadakan
Kegiatan Workshop Peningkatan Kapasitas Perempuan yang dilaksanakan di Fave Hotel kota Bandung di hadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid Kelembagaan Pengarusutamaan Gender Kurnia Dina Lestari, Narasumber Workshop Peningkatan Kapasitas Perempuan Lili Nurlillah, workshop ini diikuti oleh beberapa organisasi wanita yaitu GOW, DWP, BKMT, SALIMAH, dan MUSLIMAT NU yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis yang dalam hal ini diwakili oleh Kabid Kelembagaan Pengarusutamaan Gender Kurnia Dina Lestari, “pengasuhan dianggap penting karna orang tua dianggap sebagai pondasi masyarakat dan bahkan Negara, jika setiap keluarga mampu mendidik anak dengan kualitas yang baik, maka anak akan tumbuh dengan baik dan berkualitas”.
“Ketika seseorang siap menikah artinya siap menjadi orang tua, kita sebagai orang tua tidak pernah mengenyam pendidikan bagaimana menjadi orang tua, namun dengan derasnya arus informasi kita bisa sama-sama belajar menjadi orang tua yang baik dengan banyak membaca banyak artikel, mengikuti berbagai seminar, sosialisasi dan penyuluhan meskipun banyak faktor yang mempengaruhi pola asuh, seperti budaya, agama, lingkungan pola asuh kita dulu, bagaimana kita dididik oleh orang tua dulu saat kita kecil memiliki pengaruh bagaimana kita mendidik anak kita sekarang, akan tetapi perbedaan itu semua bisa diatasi dengan baik jika orang tua membuka diri untuk belajar satu sama lain, para orang tua seharusnya mengerti betul bagaimana pola asuh anak yang menjadi benar dan tepat”.

“Ada pepatah mengatakan children see, children do, anak menjadi peniru handal untuk segala hal khususnya sesuai prilaku yang dilihatnya dengan orang dewasa, mereka bisa sangat cepat mengikuti apa yang orang lain lakukan atau katakan, pastikan anak untuk selalu berada dilingkungan yang positif, karena anak-anak sangat mudah sekali menirukan segala hal yang orang lain lakukan disekitarnya,” Ujar Dina.
Dewan penasehat Salimah Daerah Kabupaten Bengkalis Nurhasanah Lc juga mengatakan “ Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis turut membantu apa yang jadi permasalahan bagi masyarakat, serta untuk mensukseskan program program yang dijalankan oleh pemerintah, di buatlah kegiatan workshop orang tua yang cerdas dalam mengasuh dan mendidik anak sehingga menjadi generasi sehat, cerdas, ceria, berkarakter, berdaya saing tinggi dan berakhlak mulia”.

“Saya yakin dengan kegiatan Workshop Parenting Skill ini merupakan suatu bentuk perhatian dari Pemerintah Daerah kepada generasi muda untuk Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera. Saya berharap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambah Nurhasanah.








Tidak ada Respon