KAMPAR, LintasPena.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Kubang, kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif dan humanis.
Bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) Santa Maria dan Jasa Raharja, Samsat Kubang menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang dipadukan dengan kegiatan Samsat Keliling (Samkel). Aksi jemput bola ini dipusatkan di Pasar Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Kamis (16/4/2026).
Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Kubang, Denny Adrian Salim, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan nilai tambah bagi wajib pajak. Sembari menunaikan kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), masyarakat juga bisa melakukan cek kesehatan secara cuma-cuma mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB.
“Kami ingin pelayanan publik tidak hanya soal administrasi, tapi juga menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat. Dengan layanan ini, masyarakat mendapatkan kemudahan bayar pajak sekaligus manfaat kesehatan di satu tempat,” ujar Denny.
Dalam kesempatan tersebut, Denny juga mensosialisasikan kebijakan Pemerintah Provinsi Riau yang semakin memudahkan masyarakat. Saat ini, pemilik kendaraan dapat melakukan pembayaran PKB hingga 90 hari sebelum masa berlaku STNK berakhir.
“Kami mendorong masyarakat memanfaatkan kelonggaran waktu 90 hari ini agar tidak terjebak antrean di akhir masa berlaku atau risiko keterlambatan. Ini adalah bagian dari upaya kami mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi pembangunan Riau yang berkelanjutan,” tambahnya.
Pihak Samsat Kubang turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh mitra strategis yang terlibat, mulai dari Jasa Raharja, Polres Kampar, hingga jajaran Samsat Kampar Kiri. Sinergi ini dianggap kunci sukses dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, ramah, dan transparan.
Melalui kegiatan ini, Bapenda Riau berharap tingkat kepatuhan pajak masyarakat di wilayah Kampar semakin meningkat, seiring dengan hadirnya fasilitas pelayanan yang semakin dekat dan menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Mari kita menjadi warga yang taat pajak. Partisipasi aktif masyarakat dalam membayar pajak adalah kontribusi nyata bagi pembangunan daerah kita sendiri,” pungkas Denny Adrian Salim.










Tidak ada Respon