Lintaspena.com, Medan – Gemuruh ribuan suporter di Stadion Utama Sumatera Utara (Sumut) menjadi saksi bisu sengitnya duel klasik antara PSMS Medan menjamu PSPS Pekanbaru pada Sabtu malam. Laga pekan lanjutan Liga 2 ini berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim berbagi angka dengan skor imbang 1-1. Pertandingan diwarnai aksi saling balas gol yang menunjukkan tingginya tensi persaingan di lapangan hijau. Medan Sabtu, 28/03/2026 malam.
PSPS Pekanbaru memulai laga dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Aji Santoso tampil disiplin dan sangat efektif dalam memanfaatkan peluang bola mati. Kebuntuan pecah pada menit ke-28 melalui skema yang tertata rapi. Berawal dari eksekusi tendangan bebas, Natanael Siringoringo berhasil menyambut bola dengan sundulan akurat yang kemudian diselesaikan dengan sempurna oleh Antonio Gambarroni. Gol tersebut membungkam publik tuan rumah dan membawa tim tamu unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSMS Medan yang tertinggal satu gol langsung meningkatkan intensitas serangan. Atmosfer stadion yang megah seolah membakar semangat skuad Ayam Kinantan untuk tampil lebih agresif. Tekanan bertubi-tubi yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66. Zaidin sukses mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengubah kedudukan menjadi satu sama. Gol penyeimbang ini membuat jalannya pertandingan semakin terbuka dan menarik.
Begitu juga dengan PSPS yang mencoba keluar dari tekanan PSMS Medan. Anak asuh Aji Santoso juga terus mencari celah untuk mencetak gol kedua bagi PSPS Pekanbaru. Namun hingga menit 90′ waktu normal, PSPS juga tak mampu menambah skor.
Di sisa waktu, PSMS mencoba mengurung pertahanan tamu dengan berbagai variasi serangan, mulai dari umpan silang hingga terobosan ke jantung pertahanan. Namun, lini belakang PSPS tampil sangat disiplin. Sesekali, serangan balik cepat PSPS juga cukup merepotkan, meski tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang berbunyi.
Usai laga, pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, memberikan apresiasinya. “Secara hasil, kami tetap bersyukur bisa membawa pulang satu poin dari laga tandang yang sulit ini. Meski jujur, ada rasa sedikit kecewa karena kami sempat unggul dan gagal mengamankan kemenangan pertama di stadion ini,” ungkapnya.
Senada dengan pelatih, kapten tim PSPS menambahkan bahwa kedisiplinan menjadi kunci. “Rekan-rekan sudah berjuang maksimal menghadapi tekanan lawan dan suporter. Satu poin ini sangat berharga untuk modal laga berikutnya,” pungkasnya. Hasil imbang ini membuat kedua tim kini fokus menatap laga selanjutnya demi menjaga posisi di klasemen.
Hasil ini menempatkan PSMS Medan naik ke peringkat ke-6 dengan total 30 poin. PSMS Medan menggeser posisi Persikad Depok ke peringkat ke-7 yang mengantongi 29 poin. Sementara PSPS tetap berada di peringkat ke-8 dengan total 25 poin.









Tidak ada Respon