Peringati Isra’ Mi’raj, Pemkab Bengkalis Hadirkan Ustadz Muhammad Subki Al-Bughury dari Jakarta

admin
A-AA+A++

Bengkalis, Lintaspena.com – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menghadirkan Ustadz Muhammad Subki Al-Bughury dari Jakarta, untuk mengisi ceramah agama dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444 Hijriah.

Demi melihat langsung dan menyerap ilmu agama dari ustadz yang sering tampil di layar televisi ini, seribuan jamaah Isra’ Mi’raj memadati Masjid Agung Istiqomah. Peringatan hari besar Islam ini dilaksanakan pada 1 Sya’ban 1444 Hijriah bersamaan dengan Senin, 20 Februari 2023 Masehi.

Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono mengungkapkan, peringatan Isra’ Mi’raj bertujuan untuk meningkatkan keimanan kepada Allah dan juga untuk menjaga silaturahmi serta kerukunan umat.

“Ini merupakan upaya kita memahami dan menghayati perjalanan Rasul sebagai Rahmatan Lil’alamin. Mari kita muhasabah diri apakah kita sebagai umat telah mengikuti ajaran dan meneladani Beliau,” ungkapnya.

Disisi lain Bupati mengajak masyarakat untuk meningkatkan budaya gotong royong, dan saling bekerja sama, saling bahu-membahu membangun negeri Bengkalis.

Sedangkan Ustadz Muhammad Subki Al-Bughury menyampaikan ceramah soal manfaat dan pentingnya shalat. Ia menjelaskan, shalat adalah ibadah yang berbeda, sebab kelak shalat yang paling pertama ditanya.

“Shalat itu seperti mi’raj. Shalat itu komunikasi kita dengan Allah. Kalau orang sudah tau ilmu shalat, shalatnya jadi nikmat. Orang shalat kalau bener itu kayak spiritual healing. Orang yang shalat omongannya bagus, pakaiannya bersih, jujur, disiplin, rajin, berbaik sangka dan berukhuwah (kompak),” jelasnya.

Ustadz Subki mengungkapkan, shalat berat kecuali bagi orang-orang yang khusuk. Menurut Al Qur’an, orang yang khusuk adalah orang yang yakin akan bertemu Allah dan yakin bakal mati.

“Orang yang khusuk maka shalat bagi mereka tidak berat tapi ringan bahkan dinantikan. Selalu menunggu shalat padahal waktu shalat belum tiba. Karena baginya shalat dapat menggugurkan dosa dan berkomunikasi dengan Allah,” terangnya.

Sedangkan Ustadz Muhammad Subki Al-Bughury menyampaikan ceramah soal manfaat dan pentingnya shalat. Ia menjelaskan, shalat adalah ibadah yang berbeda, sebab kelak shalat yang paling pertama ditanya.

“Shalat itu seperti mi’raj. Shalat itu komunikasi kita dengan Allah. Kalau orang sudah tau ilmu shalat, shalatnya jadi nikmat. Orang shalat kalau bener itu kayak spiritual healing. Orang yang shalat omongannya bagus, pakaiannya bersih, jujur, disiplin, rajin, berbaik sangka dan berukhuwah (kompak),” jelasnya.

Ustadz Subki mengungkapkan, shalat berat kecuali bagi orang-orang yang khusuk. Menurut Al Qur’an, orang yang khusuk adalah orang yang yakin akan bertemu Allah dan yakin bakal mati.

“Orang yang khusuk maka shalat bagi mereka tidak berat tapi ringan bahkan dinantikan. Selalu menunggu shalat padahal waktu shalat belum tiba. Karena baginya shalat dapat menggugurkan dosa dan berkomunikasi dengan Allah,” terangnya. **(Mardiana)

Pos Terkait

Read Also

Bupati Kasmarni Terima Penghargaan Prestasi Nasional 2026, Bukti Nyata Keberhasilan Tekan Kemiskinan dan Stunting

BENGKALIS, LintasPena.com – Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali menorehkan...

Inovasi Pembiayaan Diakui, Kabupaten Bengkalis Sabet Juara 3 Creative Financing di Palembang

PALEMBANG, LintasPena.com – Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali menorehkan...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *