Pembangunan rabat beton jalan pertanian di Dusun 01 Desa Bangun Rejo telah rampung. Dan mudahkan akses menuju lahan pertanian.

Lintaspena.com, Lamsel – Pekerjaan pembangunan rabat beton jalan pertanian yang berlokasi di Dusun 01 Desa Bangun Rejo, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, akhirnya selesai 100 persen.

Pembangunan infrastruktur pertanian tersebut bersumber dari anggaran dana desa (DD) tahap I dan tahap II tahun anggaran 2024, dengan jenis kegiatan : Penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa. Dengan volume : panjang 300 meter, lebar 3 meter dan tinggi 15 cm.

Menelan biaya sesuai RAB APBDes sebesar Rp.175.562.000,-. Dalam pengerjaan memperdayakan masyarakat lingkungan sekitar lingkungan Dusun 01. Pembangunan dilaporkan berjalan sesuai prosedur, aman, dan lancar sesuai perencanaan.

Kepala Desa Bangun Rejo Rohgiyanto mengatakan, pembangunan rabat beton jalan pertanian di Dusun 01 Desa Bangun Rejo merealisasikan program penguatan ketahanan pangan yang dikerjakan melalui kucuran Dana Desa (DD) tahap I dan II tahun anggaran 2024 telah rampung. Sehingga kedepannya aktivitas petani akan lancar.

”Alhamdulillah, proses pengerjaan rabat benton jalan pertanian di Dusun 01 yang memiliki volume panjang 300 meter dan lebar 3 meter dari anggaran DD tahap satu dan dua tahun anggaran 2024 sebesar Rp. 175.562.000,- ini, berjalan sesuai perencanaan,” kata Rohgiyanto saat disambangi oleh media Lintaspena.com di kediamannya pada Kamis (11/7/2024) sore.

Sambung Rohgiyanto, pembangunan rabat beton di Jalan M. Buang adalah akses ke lahan pertanian, yakni ke lahan persawahan yang telah menjadi skala prioritas hasil musyawarah dari tingkat dusun sampai tingkat desa (Musrenbangdes sejak dua tahun lalu). Dan baru terealisasi tahun ini.

“Peran aktif masyarakat untuk menjaga dan merawat hasil pembangunan yang baru selesai, untuk sementara waktu belum bisa dilewati oleh kendaraan roda empat maupun roda dua. Hingga satu bulan ke depan,” sambungnya.

Masih dikatakan Kades Rohgiyanto, terkait transparansi anggaran pihaknya telah melakukan pembangunan sesuai prosedur yang benar. Dimana, sebelum melakukan pembangunan selalu diadakan sosialisasi. “Bahkan sesudah pembangunan kami kembali melakukan sosialisasi. Selain itu, adanya program Pemberdayaan Masyarakat, yang mana dari setiap pembangunan selalu melibatkan warga sekitar, pemasangan papan proyek, pemasangan prasasti dan lainnya,” ucapnya.

Ia berharap, dengan dibangunnya jalan pertanian di dusun 01 bisa meningkatkan produktivitas pertanian serta mempermudah transportasi hasil pertanian dan kesejahteraan petani dan masyarakat di sekitar lahan pertanian bisa meningkat,” harapnya. (Mu’min/Yn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *