Pemangku Rajo Pertegas Gedung 4 Jenis Bukan Ajun Arah Pondok Tinggi

admin
A-AA+A++

LINTASPENA.COM|SUNGAI PENUH|Pengakuan oknum adat pondok tinggi terkait Gedung 4 Jenis Alam Kerinci terletak di Kota Sungai Penuh adalah wilayah adat pondok tinggi, mendapat bantahan tegas dari pemangku adat Sungai Penuh. Kamis (20/03/2025).

Beni Pemangku Rajo via WhatsApp +62 821-7817-xxxx menegaskan bahwa Gedung Empat Jenis adalah wilayah adat Pemangku Rajo bukan wilayah Adat Pondok Tinggi.

“Kita tegaskan bahwa gedung empat jenis itu wilayah adat Pemangku Rajo, bukan wilayah Adat Pondok Tinggi, bilamana ada oknum mengaku dari oknum adat pondok tinggi menyingsing lengan, menggulung kaki celana di tempat itu tidak bisa kita biarkan” sampai Pemangku Rajo.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh, status lahan Gedung Empat Jenis adalah hibah dan bukan bagian dari ajun arah Pondok Tinggi, melainkan ajun arah Sungai Penuh.

“Status lokasi gedung ini adalah hibah. Sebelum dibangun menggunakan dana hibah pascagempa 1995, lahannya sudah dihibahkan terlebih dahulu, karena itu menjadi syarat untuk mendapatkan anggaran hibah pembangunan. Jadi, gedung ini tidak lagi memiliki keterkaitan dengan adat Pondok Tinggi ataupun imbalan lainnya,” jelasnya.

Doni juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mencoba berkomunikasi dengan keempat oknum tersebut sejak 27 Desember 2024, tetapi tidak mendapat respons. Sebaliknya, mereka justru menetapkan denda adat kepada pengguna bangunan dan mengambil alih kewenangan secara sepihak.

“Kami sudah mencoba koordinasi, tetapi mereka mengabaikan kami. Sikap mereka terkesan meremehkan. Karena kami tidak ingin terjadi konflik yang lebih besar antara organisasi dan oknum tersebut, maka kami melaporkannya ke pihak berwajib. Gedung ini sudah puluhan tahun terbengkalai, ke mana saja mereka selama ini?.” seraya bertanya.

Sekarang setelah diperbaiki, baru mereka datang mengaku-ngaku. Perlu diingat, Gedung Empat Jenis bukan hanya milik adat, tapi milik kaum empat jenis bagian dari kepentingan bersama,” pungkas Ketua Umum DPD IWO Indonesia Sungaipenuh-Kerinci.***