PEKANBARU, LINTASPENA.COM – Mediator Instansi Dinas Ketenagakerjaan dan Trasmigrasi Provinsi Riau, di Jalan pepaya Kota Pekanbaru, mengusir pengacara pembela hak buruh PT. FDR menjadi sorotan awak media dan menghebohkan dunia maya. ASN mediator Disnakertrans Provinsi Riau M. Pohan, SH., MH. , telah melakukan pegusiran terhadap seorang pengacara Mirwansya, S.H., MH., selaku Kuasa Hukum dari mantan karyawan yang dilakukan Pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak oleh PT. PDR pada karyawannya, 05/1/2022.

Pada saat awak media konfirmasi di depan kantin Kantor Disnakertrans trasmigrasi Provinsi Riau. Mirwansyah, S.H., MH. , mengatakan di hadapan para awak media, kedatangan saya di Disnaker Provinsi Riau ini memenuhi undangan Disnakertrans terhadap Klein saya, yang mengalami PHK sepihak yang di lakukan oleh PT. PDR, dan saya selaku kuasa hukum mantan karyawan PHK sepihak berhak menemani Klein saya, ucapnya.

Mirwansyah menambahkan, “saya tidak terima atas pengusiran yang lakukan mediator terhadap saya, dan ini suatu pelecehan nama baik Advokat atas tindakan yang dilakukannya, dan ini saya akan laporkan kepada pihak berwajib agar dapat di proses secara hukum yang berlaku di Negara yang kita cintai ini,” Imbuhnya dengan nada geram.

Ketua DPC Peradi Kota Pekanbaru. Megawati Matondang, S.H. langsung turun ke lokasi ketika mendengar ada pengusiran terhadap pengacara dan sangat kesal atas perilaku seorang mediator Disnaker Provinsi Riau atas pengusiran rekan kami Advokat Mirwansyah, S.H., M.H.

“Saya selaku Ketua DPC Peradi Kota Pekanbaru tidak terima atas pengusiran terhadap rekan kami Advokat Mirwansyah, dan kita menduga mediator disnaker tidak beretika dan masih ada kearogahan di bawah kepemimpinan kepala Dinas Ketenagakerjaan dan trasmigrasi (Disnaker) Provinsi Riau, sudah mencoreng nama baik advokat dan saya siap mendampingi Mirwansyah untuk menempuh jalur hukum,”ucapnya Megawati.

Ditempat terpisah awak media ini langsung menemui salah seorang Mediator Disnaker Provinsi Riau, di ruang kerjanya untuk memintai informasi yang akurat. M. Pohan, S.H., M.H, selalu mediator Disnaker Provinsi Riau, menyampaikan pada awak media ini, itu benar kita telah melakukan mengusiran terhadap salah satu pengacara, dan bagi siapa yang membuat keributan dikantor tentunya kami berhak mengusirnya,” ujar mediator.

“Saya dengar kalau Mirwansyah itu dia melaporkan saya ke Kapolda Riau, silakan saja, saya tidak takut paling nanti saya di panggil dan akan saya perjelaskan apa yang terjadi kapada penyidik di Kapolda Riau”. tuturnya. M. Pohan selaku mediator dengan nada santai tanpa ada keraguan.

Disela-sela konfirmasi awak media ini bertanya kembali kepada M. Pohan selaku mediator Disnaker Provinsi Riau, apa tindakan pengusiran terhadap seorang pengacara itu tidak ada pelanggaran atau sanksi yang melanggar aturan, mediator menjawab kalau pelanggaran tidak ada, karena dari pada terjadi yang tidak kita inginkan bahkan kitapun berhak mengusir siapapun apa bila tidak ada kepentingannya,”tutupnya.

Dari informasi yang kita himpun kurang memuaskan, awak media ini mencoba menghubungi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan trasmigrasi (Disnaker) Provinsi Riau, lewat chatting whatsapp pribadi Kepala Dinas untuk meminta tanggapan atas terjadinya pengusiran pengacara yang di lakukan mediator Disnaker di ruang lingkupnua tetapi sangat di sayangkan tidak merespon chat WhatsApp dan tidak mengangkat Headphone genggam pribadi nya. Hingga berita ini di tayangkan.

Rilis : Yos
Editor : Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *