PEKANBARU (LintasPena.com) – Sebanyak 632 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakan ibadah Shalat Tarawih berjamaah pada malam ketiga Ramadhan di Masjid At-Taubah, Jumat malam (20/02/2026).
Kegiatan ibadah ini diikuti langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran petugas. Kehadiran pihak manajemen lapas dimaksudkan sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan bagi para penghuni.
Kalapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyatakan bahwa tingginya antusiasme warga binaan dalam beribadah merupakan indikator positif dalam proses pembinaan spiritual.
“Kami melihat antusiasme yang sangat tinggi. Malam ini ada 632 warga binaan yang hadir. Ini merupakan bagian dari proses pembinaan kepribadian dan peningkatan keimanan mereka selama menjalani masa pidana,” ujar Yuniarto melalui keterangan tertulisnya.
Menurut Yuniarto, momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan pihak Lapas untuk memperkuat kesadaran moral dan tanggung jawab pribadi warga binaan. Selain Tarawih, program rutin lainnya meliputi tadarus Al-Qur’an dan ceramah agama secara berkelanjutan.
Ia berharap melalui penguatan nilai spiritual ini, para warga binaan dapat memiliki kesiapan mental yang lebih baik saat nantinya kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan pembinaan keagamaan yang konsisten agar mereka bisa mendekatkan diri kepada Tuhan dan menjadi pribadi yang lebih baik,” tambahnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan pelaksanaan ibadah berlangsung tertib dan khusyuk dengan pengawalan dari petugas Lapas untuk memastikan situasi tetap kondusif hingga rangkaian ibadah usai. (Fn)
Laporan : Foni
Editor : Red










Tidak ada Respon