Pekanbaru, Lintaspena.com– Tradisi Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi, kembali mencuri perhatian. Event budaya yang telah mendunia ini mencapai puncaknya pada 20 – 24 Agustus 2025 di Tapian Narosa, Taluk Kuantan, Ibukota Kuantan Singingi. BPJN Riau Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum memastikan kelancaran akses Masyarakat menuju Lokasi, dengan menjaga kemantapan jalan nasional di Jalur Utama menuju Taluk Kuantan.
Hasil pantauan kami sebelumnya dilapangan, penanganan yang dilakukan meliputi pemeliharaan jalan dari Marpoyan –Muara Lembu sepanjang 117 KM dengan berbagai kegiatan seperti Pelapisan ulang, Tutup Lubang, Perapian Bahu dan Drainase.
PPK 2.5 Riau, Ahmad Rivin Damanik, ST, MT mengatakan , ruas jalan Marpoyan – Muara Lembu sepanjang 117 KM lebar jalan masih lebar 6 m dengan kondisi lalu lintas ruas jalan ini cukup padat yang menghubungkan Pekanbaru menuju Taluk Kuantan. Ruas ini merupakan jalan utama menuju Event Budaya Pacu Jalur yang mendunia. Dengan anggaran terbatas menjadi tantangan tersendiri untuk memastikan jalan dalam kondisi baik sehingga arus lalu lintas menjadi lancar.

“Alhmadulillah, event pacu jalur telah sukses dilaksanakan dan pantauan kami di lapangan sepanjang jalan Marpoyan – Muara Lembu, arus transoportasi kendaraan menuju Taluk Kuantan lancar. Begitu juga sebaliknya dari arah Taluk Kuantan menuju Pekanbaru”
Dengan suksesnya Event Budaya Pacu Jalur tahun 2025, kemungkinan besar tahun 2026 akan menjadi event yang lebih besar lagi. Dimana pengunjung ke kuansing akan lebih banyak yang akan menonton. Untuk itu diharapkan agar Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN Riau dapat meningkatkan anggaran untuk perbaikan jalan menuju kuansing. Lebih baik lagi kalau ruas jalan tersebut dilakukan pelebaran.(red)










Tidak ada Respon