Jawaban Pemerintah Atas LKPJ 2025, Wabup Siak Tekankan Efisiensi Anggaran dan Sinergi Program Nasional

Meni
Jawaban Pemerintah Atas LKPJ 2025, Wabup Siak Tekankan Efisiensi Anggaran dan Sinergi Program Nasional
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menyampaikan jawaban Pemerintah Daerah atas Pandangan Umum Fraksi terhadap LKPJ Bupati Siak Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna di Gedung Panglima Ghimbam, DPRD Siak, Rabu (15/4). Wabup menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan penguatan manajemen BUMD untuk meningkatkan PAD (Foto: Dok Dedi)
A-AA+A++

SIAK SRI INDRAPURA, LintasPena.com – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menyampaikan tanggapan dan jawaban Pemerintah Daerah atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Siak Tahun Anggaran 2025. Rapat Paripurna tersebut berlangsung di Ruang Rapat Puti Kacang Mayang, Gedung Panglima Ghimbam, Rabu (15/4/2026).

Dalam pidatonya, Wabup Syamsurizal menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan efisiensi belanja daerah serta penataan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah ini diambil sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025.

“Pemkab Siak memastikan pelayanan publik tetap berjalan prima meskipun dilakukan pengetatan anggaran. Hasil penghematan akan dialokasikan langsung untuk memperkuat program prioritas yang menyentuh kesejahteraan masyarakat,” tegas Syamsurizal.

Pemerintah Kabupaten Siak mencatatkan prestasi signifikan di sektor pembangunan manusia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Siak tahun 2025 mencapai 77,19%, meningkat dari 76,52% pada tahun sebelumnya. Capaian ini menempatkan Siak di posisi ketiga tertinggi di Provinsi Riau dan peringkat pertama untuk kategori kabupaten se-Provinsi Riau.

Terkait infrastruktur, Wabup mengakui adanya tantangan geografis seperti lahan gambut dan regulasi di wilayah konsesi perusahaan. Saat ini, kondisi jalan mantap di Kabupaten Siak berada di angka 51,17% (957,017 km). Fokus pembangunan ke depan diarahkan pada penguatan konektivitas antar-kampung di seluruh kecamatan.

Menanggapi pandangan fraksi soal kemandirian ekonomi, Wabup menyatakan akan mengevaluasi kinerja BUMD secara berkala untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Penataan mencakup penguatan manajemen hingga penutupan unit usaha yang tidak produktif.

Menutup keterangannya, Syamsurizal menekankan pentingnya sinergi antara daerah dan pusat sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 guna memastikan program daerah terintegrasi dengan kebijakan strategis nasional, termasuk penanganan Karhutla dan optimalisasi PAD.

Pos Terkait

Read Also

Perkuat Pelayanan Perizinan Wakil Bupati Siak Lantik, Pejabat Fungsional Penata Pada Dinas PMPTPSP

Wakil Bupati Siak, Husni Merza resmi melantik 9...

Husni Merza; Maknai Dalam MTQ ke-15 Kecamatan Mempura Ini Masyarakat Cinta Al Qur’an

Wakil Bupati Siak secara resmi membuka MTQ ke-15...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *