AROSUKA, LintasPena.com — Pemerintah Kabupaten Solok menerima penyaluran bantuan kemanusiaan dari organisasi Solok Saiyo Sakato (S3) untuk masyarakat yang terdampak bencana galodo (banjir bandang) di kawasan Arosuka. Penyerahan bantuan ini dipusatkan di Masjid Ikhlas Arrahman, Kayu Aro, Selasa (3/11/2026).
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok yang baru dilantik, Rudy Repenaldi Rilis, S.STP., M.Si. Turut mendampingi Sekda, Asisten I Drs. Zaitul Ikhlas, AP, M.Si., Camat Gunung Talang, Wali Nagari Batang Barus, serta Kepala Jorong Kayu Aro.
Sementara dari pihak Solok Saiyo Sakato, hadir Ketua Umum S3 Prof. Dr. Lukman Roka, S.E., M.Si., Ketua S3 Kota Dumai sekaligus Anggota DPRD Kota Dumai H. Ediswan, S.Ag., M.H., serta Penasihat DPP S3, Mayjen (Purn.) Arkamelvi Karmani.
Dalam sambutannya, Sekda Rudy Repenaldi Rilis menyampaikan apresiasi yang mendalam dan ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga besar S3 atas kepedulian nyata yang ditunjukkan untuk warga Solok.
“Bantuan ini merupakan bentuk nyata dari solidaritas dan rasa senasib sepenanggungan. Kehadiran tokoh-tokoh S3 di tengah masyarakat terdampak tentu sangat membantu meringankan beban psikologis maupun materiil para korban agar bisa segera bangkit kembali pascabencana,” ujar Rudy.
Ketua Umum S3, Prof. Dr. Lukman Roka, turut menyampaikan rasa belasungkawa dan keprihatinan yang mendalam atas musibah galodo yang menimpa kawasan Arosuka. Ia menegaskan bahwa aksi sosial ini murni lahir dari rasa kebersamaan keluarga besar perantau Solok.
Pada aksi kemanusiaan tersebut, S3 menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai dengan total mencapai Rp82.230.000. Bantuan ini langsung diserahkan secara transparan kepada masyarakat yang terdampak.
Untuk memastikan asas keadilan, besaran santunan tunai yang diterima warga dibagi berdasarkan klaster tingkat kerusakan tempat tinggal mereka, yang meliputi kategori rusak berat, rusak sedang, hingga rusak ringan.
Pemkab Solok berharap kolaborasi, sinergi, dan semangat gotong royong seperti ini terus terjaga. Kepedulian bersama antara pemerintah, perantau, dan masyarakat akar rumput dinilai menjadi pilar kekuatan utama dalam mempercepat proses pemulihan daerah pascabencana.
Rangkaian acara penyerahan bantuan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto dokumentasi sebagai simbol silaturahmi yang erat. (Aisa)











Tidak ada Respon