AROSUKA, LintasPena.com — Rangkaian pergantian kepemimpinan birokrasi di Kabupaten Solok berlanjut. Pemerintah Kabupaten Solok menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Sekretaris Daerah dari Penjabat (Pj.) Sekda lama, Masheri Yanda Boy, S.H., kepada pejabat definitif yang baru dilantik, Rudy Repenaldi Rilis, S.STP., M.Si. Kegiatan ini berlangsung hikmat di Aula Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Senin (2/11/2026).
Acara serah terima tersebut dihadiri langsung oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.
Dalam sambutan perpisahannya, Masheri Yanda Boy menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya selama mengemban amanah transisi tersebut.
“Alhamdulillah, siang ini kita bisa melaksanakan sertijab. Walaupun saya hanya menjalankan amanah ini selama 2 bulan 8 hari, dinamika dan pengalaman yang dilalui terasa sangat mendalam bagi perjalanan karier dan pengabdian saya,” ujar Masheri.
Ia menambahkan, seluruh tanggung jawab telah diupayakan selesai dengan sebaik-baiknya demi kesinambungan roda pemerintahan. Masheri juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kepala OPD atas dukungan kerja sama mereka, sembari menyampaikan permohonan maaf jika ada kekhilafan selama bertugas.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Solok yang baru, Rudy Repenaldi Rilis, mengawali sambutannya dengan mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah diletakkan oleh Masheri Yanda Boy.
Dalam instruksi perdananya, Rudy langsung menyoroti isu-isu strategis daerah, salah satunya mengenai kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
“Seperti yang sering ditekankan oleh Bapak Bupati, persoalan kebencanaan adalah hal serius yang harus kita hadapi bersama. Untuk itu, mari kita rapatkan barisan, bangun kolaborasi, dan perkuat kerja sama dalam menghadapi tantangan daerah,” tegas Rudy.
Lebih lanjut, alumni STPDN ini mengingatkan bahwa hakikat utama dari aparatur sipil negara (ASN) adalah sebagai pelayan masyarakat. Ia meminta seluruh pegawai mempertahankan integritas agar visi pembangunan tidak keluar dari jalur kepentingan publik.
“Kita harus bersama-sama membawa warna positif agar Kabupaten Solok menjadi lebih maju. Komitmen ini tidak hanya bertumpu pada ASN, tetapi juga menuntut keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (Ron)











Tidak ada Respon