BENGKALIS, LintasPena.com – Kegiatan pekerjaan Rehabilitasi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bengkalis menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Proyek yang berlokasi di Jalan Tambak Rejo, Desa Jangkang, Kecamatan Bantan ini berkomitmen penuh dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman bagi para siswa.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Nugroho, menyampaikan bahwa saat ini progres fisik pembangunan di lapangan telah menyentuh angka 52 persen. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa seluruh tim di lapangan bekerja secara optimal dan terukur demi mengejar target penyelesaian.
“Nugroho menjelaskan bahwa seluruh tahapan pekerjaan yang sedang berjalan tetap mengedepankan mutu dan kualitas struktural. Pihaknya terus memantau setiap detail perkembangan agar hasil akhir bangunan memenuhi standar baku sarana dan prasarana pendidikan nasional. Saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan Selasa, 09/06/26.
Di tempat terpisah, Murda selaku pelaksana menyampaikan bahwa hubungan kerja sama di lapangan berjalan sangat kondusif. Manajemen pelaksana selalu responsif dalam menyikapi dinamika pembangunan dengan mengutamakan kolaborasi intensif bersama pihak sekolah.
“Murda menambahkan, komunikasi aktif dengan Kepala Sekolah MIN 1 Bengkalis menjadi kunci kelancaran penataan lahan di area institusi tersebut. Pihaknya secara adaptif mengikuti arahan dan kebutuhan spesifik sekolah agar aktivitas belajar mengajar di sekitar lokasi tidak terganggu.” ungkapnya melalui pesan whatsapp pribadinya selasa (9/6) sore.
Mengenai aspek teknis material, Musdar meluruskan informasi terkait penggunaan kayu penunjang di lokasi proyek. Ia memastikan bahwa material bekisting yang digunakan untuk cetakan konstruksi beton merupakan kayu siap pakai yang berfungsi optimal sesuai peruntukannya.
“Kami selalu respons cepat saat menghadapi kendala mekanis pada mesin pencampur beton atau molen di lapangan. Agar linimasa pembangunan tidak terhambat, para pekerja langsung berinisiatif melakukan pengecoran manual dengan pengawasan ketat agar mutu beton tetap terjaga sesuai kontrak kerja.” ucap Murda.
Kepala Sekolah MIN 1 Bengkalis menyambut baik transparansi dan sikap kooperatif yang ditunjukkan oleh pihak pengembang dan PPK. Sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan pelaksana proyek ini dinilai sangat membantu percepatan pembangunan gedung madrasah yang representatif.
Dari sisi akuntabilitas, Nugroho memastikan kualitas fisik proyek ini dikawal ketat oleh tim pengawas dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya. Pengawasan berkala ini dilakukan guna menjamin setiap tahapan konstruksi berjalan lurus sesuai regulasi yang berlaku.
“Tidak hanya pengawasan teknis, tata kelola administrasi dan keuangan proyek ini juga mendapatkan pendampingan hukum yang sangat kuat. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta pihak Kejaksaan turut mengawal proyek ini sejak awal untuk memastikan transparansi total.” ucap PPK.
Sebagai informasi, rehabilitasi gedung MIN 1 Bengkalis ini merupakan satu dari tujuh madrasah yang masuk dalam program besar Renovasi Madrasah PHTC Provinsi Riau. Program strategis ini berfokus pada pemerataan kualitas infrastruktur pendidikan Islam di wilayah Riau.
Selain MIN 1 Bengkalis, program terintegrasi PHTC Riau ini juga mencakup peningkatan fasilitas di MAN 1 Bengkalis, MTsN 4 Kuantan Singingi, MTsN 5 Bengkalis, MTsN 2 Bengkalis, MIN 1 Rokan Hilir, dan MIN 1 Kota Dumai demi mewujudkan sekolah yang modern di Bumi Lancang Kuning.(red)








Tidak ada Respon