Kanwil Kemenag Riau Siap Berangkatkan 4.704 Jemaah Haji 2026 Melalui Embarkasi Batam

Meni
Kanwil Kemenag Riau Siap Berangkatkan 4.704 Jemaah Haji 2026 Melalui Embarkasi Batam
Peserta Calon Jemaah Haji Riau (Foto: Istimewa)
A-AA+A++

PEKANBARU, LintasPena.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau menyatakan kesiapan penuh dalam melayani pemberangkatan 4.704 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Bumi Lancang Kuning menuju Tanah Suci pada musim haji tahun 1447 H / 2026 M.

Kepala Kanwil Kemenag Riau, Defizon, mengungkapkan bahwa seluruh tahapan, mulai dari penyelesaian dokumen administrasi hingga kesiapan teknis keberangkatan, telah rampung dilaksanakan secara maksimal.

“Insya Allah, total yang kita berangkatkan sebanyak 4.704 orang, terdiri dari 4.661 jemaah dan 43 petugas. Pagi ini, rombongan pertama yang tergabung dalam kloter BTH 03 asal Pekanbaru dijadwalkan terbang ke Arab Saudi,” ujar Defizon saat memberikan keterangan di Pekanbaru, Jumat (24/4/2026).

Pola Embarkasi Batam
Defizon menjelaskan, pada tahun 2026 ini pemerintah kembali menerapkan pola Embarkasi Batam secara penuh. Hal ini berbeda dengan tahun 2019, 2022, dan 2023 yang sempat menggunakan pola Embarkasi Antara di Pekanbaru.

Dengan pola ini, seluruh jemaah dari berbagai kabupaten/kota di Riau akan menuju Batam terlebih dahulu untuk menginap selama 24 jam di asrama haji sebelum bertolak ke Arab Saudi.

“Mulai tahun 2024 hingga tahun ini, kita kembali ke pola lama. Jemaah akan dilepas secara resmi oleh Sekretaris Daerah Riau di Aula II Asrama Haji Batam sebelum diterbangkan,” jelasnya.

Terkait teknis mobilisasi, daerah seperti Pekanbaru, Kampar, Pelalawan, Inhu, Kuansing, dan Rokan Hulu akan menggunakan jalur udara. Sementara itu, jemaah dari Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Inhil, Siak, dan Kepulauan Meranti akan menempuh jalur laut menuju Batam.

Kemenag Riau memastikan dokumen perjalanan seperti visa telah rampung 100 persen. Begitu pula dengan pendistribusian perlengkapan koper dan buku manasik yang sudah diterima seluruh jemaah.

Namun, Defizon memberikan catatan khusus mengenai kondisi kesehatan. Berdasarkan data medis, sekitar 76,2 persen jemaah asal Riau masuk dalam kategori risiko tinggi (Risti).

“Haji adalah ibadah fisik. Kami mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan, rutin berolahraga, dan memahami tata cara ibadah melalui buku manasik agar tidak kewalahan di Tanah Suci,” imbuhnya.

Ia juga meminta para jemaah untuk tetap tenang dan optimistis, karena seluruh kebutuhan mulai dari konsumsi hingga transportasi telah dijamin oleh pemerintah.

“Berangkatlah dengan perasaan senang dan gembira. Jika hati senang, secara fisik akan lebih kuat dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji,” tutup Defizon. (sf)

Pos Terkait

Read Also

Suasana Haru dan Pererat Silaturahmi, Kanwil Kemenag Riau Santuni Hampir Seribu Kaum Dhuafa

Lintas Pena.com, Pekanbaru – Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti...

Kemenag Riau Lakukan Pantauan Hilal di Jembatan Raja Kecik Desa Muntai Barat

Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *