PEKANBARU (LintasPena.com) – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau tengah memprioritaskan perbaikan ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 73-83 di Kabupaten Pelalawan. Proyek strategis ini difokuskan untuk mengatasi kendala banjir yang kerap memutus akses transportasi di wilayah tersebut saat musim penghujan.
Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak Todingrara, menjelaskan bahwa teknis perbaikan meliputi peninggian badan jalan serta pemasangan gorong-gorong tambahan. Langkah ini diambil guna memastikan debit air tidak lagi merendam permukaan aspal. Dalam keterangan di Pekanbaru, 21/2/26.
“Saat ini pekerjaan terus digesa, khususnya peninggian badan jalan dan pemasangan gorong-gorong pada titik-titik rawan banjir di KM 73-83,” ujar Yohanis dalam keterangannya.
Ia menambahkan bahwa proyek ini merupakan kontrak tahun jamak (multi-years) yang diproyeksikan tuntas sepenuhnya pada tahun 2027. Mengingat kompleksitas dan skala perbaikan, pengerjaan dilakukan secara bertahap agar fungsi jalan tetap terjaga.
Koordinasi Arus Lalu Lintas. Guna meminimalisir kemacetan akibat pengerjaan fisik, BPJN Riau telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Polda Riau, serta Polres setempat untuk penerapan sistem buka-tutup jalan.
“Kami menyadari adanya gangguan kenyamanan pengguna jalan, karena itu koordinasi dengan pihak kepolisian dan Pemkab terus dilakukan untuk pengaturan lalu lintas di lokasi proyek,” tambahnya.
Persiapan Mudik Lebaran. Menjelang arus mudik Lebaran mendatang, BPJN Riau berkomitmen menjaga kelancaran distribusi logistik dan pemudik. Yohanis memastikan bahwa sistem buka-tutup jalan akan dihentikan sementara selama periode mudik.
“Jelang musim mudik, sistem buka-tutup akan kami tiadakan agar lalu lintas normal kembali. Pekerjaan fisik akan dialihkan ke titik-titik yang tidak mengganggu badan jalan utama, sehingga masyarakat tetap bisa melintas dengan lancar,” pungkasnya.
Liputan : Yb
Editor : Rek










Tidak ada Respon