Pemdes Bakti Rasa Salurkan Dana Desa Untuk Bedah Rumah Tidak Layak Huni Milik Warsiti

admin
A-AA+A++

Lintaspena.com, Lamsel – Pemerintah Desa (Pemdes) Bakti Rasa, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan telah merealisasikan dana desa (DD) tahun anggaran 2023 untuk program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp.10 juta yang diserahkan langsung oleh Kepala Desa Bakti Rasa Sarna kepada penerima manfaat Warsiti (30) yang berdomisili di RT 002 RW 001 yang disaksikan oleh Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Sragi, tokoh masyarakat serta perangkat desa setempat, Rabu (1/11/2023).

Kepala Desa Bakti Rasa Sarna mengatakan, bahwa program kegiatan bedah rumah ini merupakan implementasi anggaran dana desa tahun 2023 untuk RTLH sesuai aturan yang diberlakukan dan telah dianggarkan di APBDesa Tahun Anggaran 2023.

“Ini bentuk wujud nyata penggunaan dana desa sesuai regulasi yang ada. RTLH adalah bagian dari pengentasan kemisikinan. Sehingga program ini sangat membantu warga kami,” ungkap Sarna di lokasi.

Saat ditanya? Apakah uang Rp.10 juta cukup mendirikan rumah hingga berdiri? Kades Sarna menjelaskan bahwa warga penerima bantuan tersebut telah memiliki bahan material yang telah dikumpulkan sejak lama. Dan bantuan yang diberikan sebagai tambahan untuk mendirikan hunian yang layak.

“Di Desa Bakti Rasa rumah yang tidak layak huni, masih ada sekitar 30-an rumah. Sementara anggaran terbatas. Maka jika Program Gerakan Seribu Rupiah (GESERBU) yang dicanangkan oleh kabupaten berjalan, tentu bisa membantu mengurangi angka RTLH di desa,” tambah.

Masih dikatakan Kades Sarna, dalam pelaksanaan pembangunan program bedah rumah tidak layak huni tersebut, melibatkan masyarakat untuk bergotong-royong. Dan dirinya berharap, kelak kalau sudah bisa dihuni bisa membuat pemiliknya nyaman dan bahagia,” Ucapnya.

Sementara itu, Warsiti (30) warga Desa Bakti Rasa, RT 002, RW 001 mengaku senang dan bahagia mendapatkan bantuan program bedah rumah dari Pemerintah Desa (Pemdes) Bakti Rasa.

“Sejak menikah di tahun 2013 hingga 2023 kami belum memiliki rumah. Baru sebatas ngumpul bahan material seperti bata, genteng, batu dan kayu. Dengan adanya bantuan ini, kami sekeluarga sangat bersyukur. Kami sampaikan terima kasih untuk Pemdes Bakti Rasa, khususnya Pak Kades Sarna,” Warsiti yang sedikit berlinang air mata, dikarenakan sedih campur bahagia karena impiannya terwujud. (Mu’min/Alfian)

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *