Lintaspena.com, Muara Enim – Tepat pada tanggal 25 November di Tahun 2022, menjadi hari yang sangat bersejarah bagi guru yang ada di seluruh Nusantara Republik Indonesia yakni Memperingati Hari Guru Nasional (HGN) ke-29 dan hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-77 tahun 2022,
Tak terasa usiamu para guru sudah mencapai 77 tahun. Banyak peristiwa, banyak tawa dan canda, banyak pula tangisan, bahkan derita yang terjadi.
“Peristiwa itu semua merupakan rangkai yang ada dalam sebuah perjuangan dan dedikasi yang menjadi dasar kita sebagai Profesi sebagai Tenaga Pendidik dalam mencaerdaskan anak bangsa. Ulang tahun ini merupakan refleksi bagi kita sebagai insan pendidikan yang menjadi tulang punggung dalam memegang estafet untuk memunculkan tunas-tunas bangsa yang menjadi penerus tegaknya negeri ini yakni INDONESIA.
Guru, tepatlah jika dikatakan kalau dirimu adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Guru sangat jauh berbeda dengan profesi seorang karyawan. Karyawan pulang tanpa membawa banyak tumpukan pekerjaan. Sementara guru, seringkali membawa tanggungan pekerjaan sebagai hasil dari suatu pembelajaran di sekolah.
Seorang guru menjadi orang tua kedua. Perencana kegiatan belajar, seseorang yang dituntut pandai berkomunikasi, berpikir jauh ke depan, mengorganisasi sebuah kelas, ataupun sosok yang bisa mengayomi. Seseorang yang menjadikan segala sesuatu yang menjadi urusan siswanya berjalan dengan lancar. Sosok yang bisa memberi kebahagiaan bagi muridnya, serta menyebarkan kegembiraan dalam proses pembelajaran.
Dalam upacara hari guru kali ini, SMA Negeri 1 Tanjung Agung telah jauh jauh hari mempersiapkan untuk sukses nya momentum ini, baik itu dari pihak sekolah, OSIS, serta deluruh Siswa Siswi SMA Negeri 1 Tanjung Agung.
Perayaan kali ini seluruh petugas upacara di emban oleh Bapak Ibu guru SMA Negeri 1 Tanjung Agung dan Pembina Upacara langsung di pimpin oleh Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Agung Bapak Fakhrizal, S.Pd, M.Si dan Pimpinan upacara Bapak Apransyah jelas dari guru Bapak Tantowi, SPd.
Guru, kerap kali menjadi panutan dalam banyak hal. Guru kehidupan saya pernah berujar, “maknailah dengan baik, arti dari sebuah kata terima kasih. Apa yang sudah kita terima, kita kasih-kasihkan kembali.” Seberapa banyak ilmu yang sudah didapatkan, dari para guru formal yang kita temui di sekolah.
“Lalu seberapa banyak pula ilmu-ilmu kehidupan yang telah didapatkan ? Didapat untuk menambah khasanah kehidupan, saat berinteraksi atau berjumpa dengan seseorang. Jumlah mereka, akan bisa jauh lebih banyak dari yang ditemui di sekolah. Jika Tuhan tidak pernah hitung-hitungan dalam memberikan tambahan pengetahuan pada kita.
Mari kita sebagai guru tetap semangat dan terus memberikan yang terbaik kepada anak-anak didik kita dalam mencapai cita-citanya.
Jadikanlah Hari Guru Nasional Tahun ini sebagai momentum untuk melakukan refleksi diri agar terus meningkatkan kompetensi serta kualitas pembelajaran semata-mata demi mendidik putra putri kami menjadi Pelajar Pancasila yang unggul, maju, berbudi pekerti luhur, dan berdaya saing.
Muliakan guru-guru kami. Kami sangat mendambakan guru-guru kami menjadi pendidik-pendidik sejati yang dapat melahirkan ribuan orang-orang hebat. Sosok teladan yang selalu mendidik dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, menebar semangat dan inspirasi bagi sekitarnya, sehingga terlahir orang-orang hebat untuk mewujudkan peradaban Indonesia yang unggul dan mulia.
Kharapan nya semoga para guru yang yang ikut PPPK dapat berhasil dan kedepannya dibuka untuk tenaga administrasi PPPK. (Radi).
SMA Negeri 1 Tanjung Agung Memperingati HGN ke-29 dan Hari PGRI ke-77 Tahun 2022









Tidak ada Respon