ROHUL, Lintaspena.com – Setelah Vakum selama lima tahun, pimpinan unit kerja federasi serikat pekerja perkebunan dan pertanian konfederasi Serikat pekerja seluruh Indonesia (PUK F-SPPP-K-SPSI) teluk Aur kecamatan rambah Samo resmi kembali bangkit dan menyatakan siap memperjuangkan hak para pekerja untuk kembali bekerja di pabrik kelapa sawit (PKS)PT ,karya Samo mas (KSM) sebagai buruh bongkar muat.
Dalam hal ini pengurus dan anggota (PUK F-SPPP-K-SPSI) gelar kegiatan buat posko dan memasang plang pada hari kamis tanggal 28/08/2025.
Kebangkitan organisasi buruh ini di pimpin langsung oleh ketua EFENDI, yang menyampaikan kuat untuk membela kepentingan tenaga kerja di wilayah desa teluk Aur tersebut.
Menariknya kegiatan ini juga mendapat restu dan dukungan moral dari dua tokoh adat atau Ninik mamak teluk Aur.
“Ketua F-SPPP-K-SPSI menyampaikan bahwa kami bangkit bukan untuk membuat kegaduhan,tetapi untuk memperjuangkan hak kami sebagai pekerja yang sudah lama terabaikan.harapan kami agar pihak perusahaan PT,Karya Samo mas bisa membuka ruang dialog dan menerima kembali pekerja pekerja dari teluk Aur
“tegas ketua EFENDI”.
Langkah konsolidasi ini menjadi titik awal perjuangan baru bagi F-SPPP-K-SPSI teluk Aur untuk menegakan hak pekerja dan menjalin hubungan industrial yang adil dan bermartabat di wilayah kecamatan Rambah Samo.**(Dz/Tim)








Tidak ada Respon