Plt Gubernur SF Hariyanto Instruksikan Pengamanan Ketat Rakor Desa yang Libatkan 1.000 Peserta

Meni
Plt Gubernur SF Hariyanto Instruksikan Pengamanan Ketat Rakor Desa yang Libatkan 1.000 Peserta
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat memberikan instruksi terkait pemantapan persiapan Rakor Desa se-Provinsi Riau di Pekanabru Kamis (23/4). Pertemuan tersebut membahas keterlibatan lintas dinas untuk memastikan kelancaran acara yang diprediksi akan dihadiri lebih dari 1.000 peserta. (Foto: Dok Sofi)
A-AA+A++

PEKANBARU, LintasPena.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai mematangkan persiapan Rapat Koordinasi (Rakor) Desa se-Provinsi Riau yang direncanakan berskala besar. Fokus utama dalam persiapan ini mencakup kesiapan teknis, sistem pengamanan, serta penajaman tema utama yang akan berfokus pada langkah antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah ancaman fenomena alam.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kediaman Wakil Gubernur pada Kamis (23/4/2026), aspek pengamanan menjadi salah satu poin krusial yang dibahas. Mengingat jumlah peserta Rakor yang diprediksi mencapai lebih dari 1.000 orang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diperintahkan untuk melakukan pengawalan ketat di lokasi acara demi menjamin ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Selain faktor keamanan internal, pengaturan arus lalu lintas dan penyediaan fasilitas kesehatan seperti unit ambulans di lokasi juga menjadi perhatian serius panitia. Hal ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk memastikan kelancaran mobilitas tamu undangan dan mengantisipasi keadaan darurat medis di tengah kerumunan massa yang besar.

Koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Riau terus ditekankan agar seluruh aspek pendukung berjalan optimal tanpa kendala. Kesigapan ini dinilai penting karena Rakor tersebut dijadwalkan akan dihadiri oleh pejabat dari pemerintah pusat serta seluruh kepala daerah kabupaten dan kota di Bumi Lancang Kuning.

Rapat persiapan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang memberikan sejumlah arahan strategis kepada jajarannya. Ia menegaskan bahwa penentuan topik utama Rakor harus relevan dengan tantangan iklim yang sedang dihadapi daerah, terutama terkait ancaman kebakaran hutan yang diprediksi meningkat tahun ini.

“Segera tetapkan topik untuk Rakor desa, terutama dalam rangka antisipasi kebakaran hutan dan fenomena Super El Nino yang akan terjadi. Kita harus waspada karena siklusnya kali ini diprediksi cukup besar dan berat,” ujar SF Hariyanto dalam arahannya di hadapan para kepala dinas terkait.

Lebih lanjut, SF Hariyanto menginstruksikan agar seluruh materi dan kebutuhan logistik kegiatan disiapkan secara matang sejak jauh hari. Ia tidak ingin ada detail teknis yang terlewatkan, termasuk sinkronisasi data kerawanan wilayah yang akan menjadi bahan diskusi utama bersama para aparatur desa nantinya.

Terkait koordinasi eksternal, Plt Gubernur menekankan pentingnya menjalin komunikasi intensif dengan instansi pusat seperti BNPB dan BMKG. Penentuan tanggal pasti acara harus segera difinalisasi agar surat permohonan kehadiran narasumber pusat dan izin kegiatan dapat segera dikirimkan sesuai prosedur administratif yang berlaku.

Sebagai penutup, SF Hariyanto meminta tim teknis untuk segera memetakan daftar desa yang akan diundang, apakah mencakup seluruh desa atau difokuskan pada daerah yang masuk zona merah rawan Karhutla. Ia menegaskan akan kembali menggelar rapat lanjutan dalam waktu dekat guna memantau perkembangan setiap tugas yang telah didelegasikan.(sf)

Pos Terkait

Read Also

Pendapatan Pajak Bahan Bakar Riau Melejit, Capai Rp349 Miliar di Triwulan Pertama 2026

PEKANBARU, LintasPena.com — Pendapatan daerah Provinsi Riau pada...

Perkuat Sinergi, Komisi IX DPR RI Serap Aspirasi Pembangunan SDM di Provinsi Riau

PEKANBARU, LintasPena.com – Pemerintah Provinsi Riau menerima kunjungan...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *