Lintaspena.com Muara Enim – Launching Balai Serasan Dan Hotline Muara Enim Bersinar sekaligus pengukuhan relawan anti Narkoba yang selenggarakan oleh BNNK Muara Enim di hadiri Bupati Muara Enim Kepala BNNP Provinsi Sumatera Selatan.Acara berlangsung di Balai agung serasan sekundang Kabupaten Muara Enim. Rabu (26/11/2025).
Hadir juga dalam acara Muara Enim bersinar Kepala OPD Kepala BNNK Kabupaten Empat Lawang Camat Kepala Desa Karang Raja Kepala Desa Tegal Rejo dan relawan anti narkoba.
Kepala BNNK Muara Enim AKBP Erlangga SH. MH menyampaikan sambutannya Launching Balai Sarasan dan sekaligus outline bersinar dan pengukuhan relawan anti narkoba merupakan manifestasi daripada komitmen kolektif sebuah tekad bulat untuk melindungi generasi bangsa dan menjaga martabat Kabupaten Muara Enim dari ancaman nyata penyalahgunaan peredaran narkotika ancaman ini adalah musuh bersama memerlukan respon cepat dan terukur serta sinergi di Kabupaten Muara Enim menyadari bahwa besarnya tantangan p4gn di wilayah yang luas dan dinamis ini menuntut kami untuk bekerja secara inovatif dan proaktif
Oleh karena itu BNNK Kabupaten Muara Enim telah mengambil langkah jemput bola sebagai aksi nyata dari upaya pencegahan yang masih bahkan sebelum peluncuran
ini dimulai beberapa capaian yang telah kami laksanakan berkolaborasi erat dengan jajaran pemerintahan daerah dan pemerintahan desa antara lain seperti yang ditayangkan tadi di video cara yang pandang kami telah melaksanakan Safari ke-22 kecamatan di Kabupaten Muara Enim mengumpulkan perwakilan desa dan menyelenggarakan sesuai sensasi dan edukasi tempat DN sejarah langsung ke 2.560 masyarakat desa yang telah mendapatkan pengetahuan p4gn.
Dikatakan Erlangga” Kami juga fokus pada upaya intervensi terhadap 9 desa yang kategori rawan narkoba desa-desa, ini kami mulai langkah awal dengan edukasi p4gn dilanjutkan dengan deteksi dini melalui tes urine kepada perangkat desa masyarakat sebagai upaya preventif penanganan cepat bagi pihak yang terindikasi untuk mendapatkan layarbilitas kami menyadari sepenuhnya bahwa BNN tidak dapat bekerja sendiri keberhasilan tempat GN sangat ditentukan oleh komitmen dan keterlibatan pihak melalui balasan ini kami memiliki kekuatan terbesar di Muara Enim. Kekuatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Kami menganggap bahwa pendekatan penanganan narkoba ini ada dua soft power offroad dan EE power offroad nah kami yang hulunya so power offroad yaitu pendekatan dengan Humanis dengan tidak memaksa dengan lembut ya kita laksanakan yaitu merumuskan segala upaya pencegahan terhadap awal melalui kie komunikasi informasi dan edukasi yang terstruktur pemberdayaan masyarakat melalui pengukuhan relawan anti narkoba penyediaan akses rehabilitasi.”ucap Kepala BNNK Muara Erlangga.
Sambutan Kepala BNNP Sumatera Selatan Brigjen Pol. Hisar Siallagan. S. I. K Kami merasa bangga sekali Pak Bupati bisa hadir di tengah-tengah Bapak Ibu sekalian kehadiran Saya di sini bukan segera peresmian suatu program proper proyek perubahan melainkan untuk menyaksikan langsung bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam menjaga warganya selama ini dikenal sebagai daerah yang kaya akan sumber daya alam dinamis dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan sumber daya manusia.
Kemudian itu dibuktikan dengan langkah konkrit melalui peluncuran Balai Selatan saya mencermati tadi laporan dari kepala bnnk dan saya melihat adanya keselarasan PC yang luar biasa antara bnnk Muara Enim dengan pemerintah Kabupaten Muara Enim Sinergi yang selama ini sudah terjalin baik di jajaran Pemda forkopimda instansi vertikal dan masyarakat ini menemukan rumah barunya membuktikan bahwa pemerintah Kabupaten Muara ini tidak hanya menyalahkan tugas administrasi pemerintahan tetapi benar-benar hadir sebagai pelindung masyarakat.
Tantangan ancaman kejahatan narkoba saat ini semakin canggih dan masih Oleh karena itu strategi pengamanannya pun harus terus berkembang Apa yang dilakukan Muara Enim hari ini adalah sebuah loncatan inovasi yang sangat tepat pada kesempatan ini juga saya ingin berbagi informasi tentang survei seberapa posisi Sumatera Selatan. Jadi kalau BNN itu mengukur tingkat keparahan satu daerah dengan angka prevalensi prevalensi itu presentase jumlah masyarakat sebagai pemakai aktif atau pecandu narkoba dalam suatu daerah tahun 2023 survei Indonesia dari Sabang sampai Merauke rata-rata dari yang sampai 10 ada angka 1,7% artinya rata-rata orang Indonesia dari 1000 orang ada 17 yang jadi pecandu tahun 2020.
Survei dilakukan paling tinggi adalah Sumatera Utara angkanya jauh di atas rata-rata Nasional 6,5% artinya di Sumatera Utara dari 1000 orang ada lima pecandu rangking duanya Sumatera Selatan ada di angka 5% artinya dari rata-rata 1000 orang Sumatera Selatan ada 50 yang pecandu narkoba sebagai kepala BNNP saya berhutang banyak dengan Sumatera Selatan
saya bersama Kepala BNNK Muara Enim dan seluruh jajaran berusaha sekeras-kerasnya menjawab tantangan survei namun diharapkan dijalankan secara nyata agar tempat semakin optimal implementasi p4gn di Kabupaten Muara Enim mulai dari fasilitas hingga dukungan terhadap program-program BNN adalah contoh nyata good governance menunjukkan bahwa pemerintah kabupaten Muara Enim siap pemberantasan narkoba di lingkungan masyarakat Launching Balai Serasan Dan Hotline Muara Enim Bersinar sekaligus pengukuhan relawan anti Narkoba
pertama di Sumatera Selatan.”tegasnya.
Sambutan dan arahan Bupati Muara Enim Edison mendukung seoenuhnya dengan adanya Launching Balai Serasan Dan Hotline Muara Enim Bersinar sekaligus pengukuhan relawan anti Narkoba apa lagi tadi sudah di sampaikan oleh pak Jendral bahawa kita di Sumatera Selatan rangking ke dua bearti kita benar benar untuk berantas peredaran narkoba di lingkungan masyarakat atau di pemerintah terkhusus di Kabupaten Muara Enim.
Dikatakan Bupati” Kabupaten Muara Enim ini adalah daerah yang Open daerah yang terbuka Pak kenapa saya katakan terbuka daerah ini banyak potensi sumber daya alamnya yang dikelola tidak hanya oleh penduduk lokal tapi orang luar belakangan ini saya kemarin terkaget terus langsung saja banyak kasus HIV saya tanya dengan Kepala Dinas Kesehatan apa penyebabnya ternyata memang oleh karena daerah Open ada pembawa termasuk di dalamnya mohon maaf barangkali teman-teman kita yang bertugas di luar kemudian pulang ke Muara Enim.
Mari kita berantas peredaran narkoba di lingkungan masyarakat maupun di perusahaan tambang batu bara silahkan direnungkan kalau kita di tengah keluarga sudah berhasil mengantisipasi tidak ada yang terlibat narkoba hari ini kita sudah dikatakan sebagai keluarga sukses, perangi narkoba saya menitipkan terutama para relawan dan kita semua untuk mengantisipasi jaga dulu lingkungan diri kita sendiri dan keluarga kita dalam pagar rumah atas nama pribadi dan pemerintah saya ucapkan selamat kepada para relawan anti narkoba yang baru saja kota kukuhkan mari bersama kita berantas Kabupaten Muara Enim bersinar bebas narkoba.”pungkasnya.(Radi)










Tidak ada Respon