Skrol untuk membaca pos
benner_hari_jadi_muba

Kementerian Koperasi Kucurkan Rp3,7 Miliar untuk KDKMP Riau, Kampar Terima Alokasi Terbesar

Meni
Kementerian Koperasi Kucurkan Rp3,7 Miliar untuk KDKMP Riau, Kampar Terima Alokasi Terbesar
Sekdaprov Riau Syahrial Abdi saat memaparkan strategi percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Riau, Jumat 9/10/2026. (Foto: Istimewa)
A-AA+A++

PEKANBARU, LintasPena.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama pemerintah kabupaten/kota berkomitmen penuh mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah Bumi Lancang Kuning.

Langkah taktis ini dibahas dalam Rapat Penyerahan Alokasi Anggaran Dukungan Verifikasi dan Validasi (Verval) serta Penguatan Tugas dan Fungsi Project Management Officer (PMO) KDKMP Provinsi Riau Tahun 2026, Jumat (9/10/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, mengungkapkan salah satu strategi utama yang disiapkan adalah menjamin ketersediaan lahan guna menyukseskan program Astacita Presiden Prabowo Subianto tersebut.

“Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota fokus memberikan dukungan maksimal, terutama pada ketersediaan lahan. Skemanya bisa berupa pinjam pakai, hibah, maupun bentuk legalitas lainnya agar terjadi percepatan pembangunan,” ujar Syahrial Abdi.

Selain kesiapan lahan, Pemprov Riau telah membentuk Tim Verval di tingkat kabupaten/kota. Tim ini bertanggung jawab melakukan verifikasi administrasi sekaligus validasi fisik terhadap wujud bangunan koperasi di lapangan.

Dari total 416 bangunan yang dilaporkan sudah selesai 100 persen, saat ini baru 114 bangunan yang selesai diverifikasi dan divalidasi.

“Seluruh hasil data verifikasi dan validasi ini nantinya akan diintegrasikan ke dalam sistem nasional bernama SimKopdes. Melalui platform tersebut, seluruh perkembangan dan progres di lapangan bisa dipantau secara transparan,” jelasnya.

Untuk mendukung percepatan operasional tim di lapangan, Kementerian Koperasi telah mengalokasikan Anggaran Dekonsentrasi (Dekon) sebesar Rp3.796.980.000 yang didistribusikan ke 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Dari total dana tersebut, Kabupaten Kampar tercatat menerima porsi alokasi terbesar, yakni mencapai Rp787.132.000.

“Alhamdulillah, di tengah kondisi fiskal daerah saat ini, Kementerian Koperasi memberikan dukungan anggaran dekon. Bantuan ini sangat krusial agar proses validasi di tingkat daerah bisa berjalan lebih cepat dan optimal,” pungkas Syahrial.

Berikut adalah rincian lengkap peta sebaran alokasi Anggaran Dekon KDKMP untuk kabupaten dan kota di Provinsi Riau tahun 2026:
1. Kabupaten Kampar Rp.787.132.000
2. Kabupaten Rokan Hulu Rp.436.680.000
3. Kabupaten Siak Rp.427.712.000
4. Kabupaten Rokan Hilir Rp.409.776.000
5. Kabupaten Indragiri Hulu Rp355.968.000
6. Kabupaten Bengkalis Rp.338.032.000
7. Kabupaten Indragiri Hilir Rp.221.448.000
8. Kabupaten Kuantan Singingi Rp.194.544.000
9. Kota Dumai Rp.176.608.000
10. Kabupaten Pelalawan Rp176.608.000
11. Kota Pekanbaru Rp.158.672.000
12. Kabupaten Kepulauan Meranti Rp113.800.000
Total Anggaran Provinsi Riau Rp.3.796.980.000 (Yn)

Pos Terkait

Read Also

Kades Tegaskan! Jika Tidak Sanggup, Berhenti Saja

Sei Kuning, Lintaspena.com- Kepala Desa Sei Kuning, Abdul...

Diresmikan Presiden Prabowo Subianto Secara Daring, Bupati Kasmarni Ikuti Peresmian Koperasi Merah Putih di Desa Bumbung Bathin Solapan

Koperasi ini merupakan bagian dari 80.000 Koperasi Merah...

Dinas pendidikan Kabupaten Bekasi

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *