PADANG, LintasPena.com — Sebuah pencapaian luar biasa dan membanggakan berhasil ditorehkan oleh jajaran kepolisian Sumatera Barat di kancah nasional. Personel Kepolisian Resort Kota (Polresta) Padang, Aiptu David Rico Dermawan atau yang akrab disapa publik dengan nama panggung ini, David WW. Sukses menembus daftar nominasi kategori Polisi Berdedikasi dalam ajang penghargaan bergengsi Hoegeng Awards 2026.
Capaian ini menorehkan tinta emas sekaligus babak baru dalam sejarah kepolisian di Ranah Minang. Pasalnya, Katim II Klewang Polresta Padang tersebut tercatat sebagai personel kepolisian pertama dari Provinsi Sumatera Barat yang berhasil masuk ke dalam jajaran nominasi ajang apresiasi tertinggi tingkat nasional tersebut sejak pertama kali diselenggarakan.
Dari Kuli Pasir Menuju Panggung Nasional
Informasi mengenai masuknya nama David WW dalam bursa nominasi ini menyebar luas secara cepat setelah akun Instagram resmi Polresta Padang mengunggah pengumuman resmi pada Sabtu (16/5/2026). Unggahan digital tersebut langsung viral di media sosial dengan narasi yang menyentuh hati netizen: “Dulu Angkut Pasir dan Batu Bata, Sekarang Angkut Nama Sumbar ke Hoegeng Awards 2026.”
Di balik seragam dan prestasi besarnya saat ini, tersimpan kisah perjuangan hidup yang berliku. Lahir dari keluarga sederhana di Kota Padang sebagai anak seorang sopir truk, David harus bekerja keras sejak muda. Sebelum mengenakan seragam Bhayangkara, ia pernah melakoni pekerjaan sebagai kuli jual beli pasir dan batu bata, sekaligus menjadi sopir selama kurang lebih tiga tahun.
Perjuangannya menjadi polisi pun tidak instan. David tercatat harus menelan kegagalan sebanyak tiga kali dan baru dinyatakan lulus Secaba Polri pada tahun 2000 pada percobaan keempatnya. Ketekunan, kegigihan, serta doa orang tua menjadi kunci utama keberhasilannya.
Totalitas Penyamaran dan Penegakan Hukum yang Humanis
Di kalangan masyarakat Kota Padang, sosok David WW dikenal luas berkat teknik penyelidikan yang cerdik dan tidak biasa. Demi membongkar berbagai tindak kriminalitas dan mendekati target operasi tanpa menimbulkan kecurigaan, ia tidak segan melakukan penyamaran ekstrem.
Dalam rekam jejak tugasnya, David tercatat pernah menyamar menjadi pengemudi ojek online, pengamen jalanan dari bus ke bus, seorang ustaz di lingkungan masyarakat, hingga melakukan penyamaran unik sebagai ibu rumah tangga (emak-emak).
Selama lebih dari 24 tahun berdinas, David telah menangani berbagai kasus besar, termasuk pengungkapan kasus pembunuhan serta kasus perampokan ATM yang berujung baku tembak dengan pelaku di kawasan kaki Gunung Singgalang.
Meskipun tegas di lapangan, lulusan Universitas Dharma Andalas ini dikenal memiliki sisi kemanusiaan yang tinggi. Ia aktif membantu masyarakat kurang mampu, menjadi motivator bagi juniornya, serta responsif terhadap lansia.
Mantan Kapolresta Padang, Yulmar Try Himawan, bahkan pernah memberikan apresiasi khusus atas dedikasi David yang dinilai membawa kebanggaan bagi masyarakat Minangkabau.
Dukungan Penuh Mengalir dari Ranah Minang
Hoegeng Awards 2026 merupakan penghargaan nasional yang diselenggarakan oleh detikcom bersama Polri untuk mengapresiasi anggota kepolisian yang berprestasi dan berdedikasi. Proses uji publik terhadap 15 kandidat terpilih telah dimulai sejak 7 Mei 2026. Dari seluruh kandidat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, David WW menjadi satu-satunya perwakilan dari Sumatera Barat.
Bagi David, nominasi ini bukan sekadar penghargaan pribadi, melainkan sebuah amanah besar.
”Penghargaan ini menjadi pengingat bagi saya untuk tetap rendah hati, bekerja dengan integritas, dan terus menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar David.
Kini, dukungan dan doa mengalir deras dari masyarakat Sumatera Barat, khususnya warga Kota Padang. Mereka berharap sosok polisi yang tegas namun humanis ini dapat membawa pulang penghargaan Hoegeng Awards 2026, sekaligus menjadi inspirasi bagi seluruh aparat penegak hukum di Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(Ak)









Tidak ada Respon