PEKANBARU, LintasPena.com – Kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI ke Mapolda Riau menjadi tonggak penting dalam upaya penyelamatan ekosistem di Provinsi Riau. Pertemuan ini dirancang untuk memperkuat koordinasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan aparat penegak hukum dalam menghadapi tantangan lingkungan yang kian kompleks. Pertemuan dilaksanakan di Gedung Mapolda Riau, Senin 04/05/26.
Fokus utama diskusi dalam kunjungan tersebut adalah mengevaluasi efektivitas pengendalian lingkungan di wilayah Bumi Lancang Kuning. Para pemangku kepentingan sepakat bahwa tanpa pengawasan yang ketat dan tindakan tegas, degradasi lingkungan akan terus menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan sumber daya alam di daerah ini.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menegaskan komitmen institusinya melalui pendekatan Green Policing. Menurutnya, isu lingkungan tidak boleh dipandang sebelah mata karena memiliki kaitan erat dengan stabilitas keamanan, pertumbuhan ekonomi, hingga pemenuhan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.
Kapolda menjelaskan bahwa Green Policing bukan sekadar penegakan hukum terhadap pelaku perusakan alam, melainkan sebuah transformasi budaya organisasi. Polda Riau berupaya menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada setiap personel agar mampu melakukan langkah pencegahan yang lebih menyentuh akar permasalahan di lapangan.
Menteri LH, Mohammad Jumhur Hidayat, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang dilakukan oleh jajaran Polda Riau tersebut. Beliau menilai bahwa integrasi antara kebijakan perlindungan lingkungan dan kesiapsiagaan aparat kepolisian adalah formula yang tepat untuk menekan angka kejahatan lingkungan di Indonesia.
Bahkan, Menteri LH menyatakan ketertarikannya untuk menjadikan konsep yang diterapkan di Riau sebagai model percontohan nasional. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya tawar Indonesia dalam diplomasi lingkungan global melalui aksi nyata penegakan hukum di tingkat daerah hingga pusat.
Gayung bersambut, Walikota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, SE., MM, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Menteri LH di Pekanbaru. Baginya, kunjungan ini memberikan legitimasi dan semangat baru bagi jajaran Pemerintah Kota untuk lebih serius mengelola isu-isu lingkungan perkotaan.
Walikota Agung Nugroho menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menyelaraskan kebijakan lokal dengan visi besar yang diusung Kementerian LH dan Polda Riau. Ia berkomitmen untuk terus meningkatkan kolaborasi dalam menangani isu krusial seperti pengelolaan limbah dan pelestarian kawasan hijau demi kenyamanan warga kota.
Pertemuan strategis ini diakhiri dengan optimisme bersama bahwa sinergi yang solid akan melahirkan solusi yang lebih nyata di masa depan. Dengan kolaborasi lintas sektoral ini, tantangan lingkungan di Riau diharapkan tidak lagi hanya menjadi diskursus di atas kertas, melainkan terjawab melalui aksi nyata yang berkelanjutan.(fn)










Tidak ada Respon