PEKANBARU, LintasPena.com – PSPS Pekanbaru masih tertahan di papan tengah klasemen sementara Grup A Championship Liga 2 musim 2025/2026. Hasil imbang 1-1 kontra PSMS Medan beberapa waktu lalu menempatkan skuad berjuluk Askar Bertuah ini di posisi kedelapan dengan koleksi 25 poin dari 22 laga yang telah dilakoni.
“Harapannya, persiapan yang sudah bagus ini bisa ditransfer ke dalam pertandingan. Para pemain harus tampil maksimal, bermain bagus, dan meraih kemenangan untuk mendapatkan poin penuh,” ujar Aji Santoso, Selasa (31/03/2026).
Nasib PSPS kini berada di ujung tanduk. Ketajaman strategi Aji Santoso dan mentalitas para pemain akan diuji: apakah mampu bangkit mengejar ketertinggalan, atau justru semakin tenggelam di ketatnya persaingan Grup A Liga 2.
Catatan lima kemenangan, sepuluh hasil imbang, dan tujuh kekalahan membuat jalan PSPS menuju babak selanjutnya kian terjal. Saat ini, posisi empat besar masih didominasi oleh Adhyaksa (43 poin), Garudayaksa FC (41 poin), Sumsel United (37 poin), dan Bekasi City (36 poin).Dengan selisih 11 angka dari zona kelolosan, PSPS secara matematis masih memiliki peluang, namun ruang untuk kesalahan sudah tertutup rapat.
Performa PSPS di bawah nakhoda Aji Santoso sejauh ini belum menunjukkan ledakan yang signifikan. Sejak mengambil alih kursi kepelatihan dari Ilham Romadhona pada Oktober 2025, mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut baru mempersembahkan empat kemenangan dari 17 laga.
Banyaknya hasil imbang (8 kali) menjadi indikator utama sulitnya tim menjaga konsistensi permainan hingga peluit panjang berbunyi. Tekanan kian besar mengingat tim-tim di bawah seperti Persekat Tegal dan Sriwijaya FC terus mengintai untuk menggeser posisi PSPS.
Sisa kompetisi akan menjadi medan tempur yang berat bagi PSPS. Mereka dijadwalkan melakoni serangkaian laga penentu, dimulai dengan laga tandang melawan Sriwijaya FC pada 3 April mendatang.
Selanjutnya, PSPS akan melakoni laga kandang di Stadion Kaharuddin Nasution menjamu Persikad 1999 (12 April) dan Persekat Tegal (19 April), sebelum menghadapi tim kuat Sumsel United (26 April) dan ditutup dengan partai tandang kontra Bekasi City pada 2 Mei 2026.
Menanggapi situasi ini, Aji Santoso menegaskan bahwa persiapan tim sudah dilakukan secara maksimal. Ia menuntut anak asuhnya untuk tampil habis-habisan di setiap sisa pertandingan.










Tidak ada Respon