LAMSEL, Lintaspena.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN – PPM) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan perpisahan dengan perangkat Desa Bangun Rejo, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan setelah melakukan pengabdian sejak tanggal 3 Januari s.d 11 Februari 2024.
Kegiatan diselenggarakan di Aula Balai Desa Bangun Rejo pada Rabu (7/2/2024) dengan tema ” Mengukir Kenangan Membangun Masa Depan” yang dihadiri oleh Kepala Desa Bangun Rejo, Bpk. Rohgiyanto, Sekretaris Desa Bangun Rejo Heriyanto beserta aparatur desa lainnya.
Mahasiswa/i KKN Unila mengundang seluruh aparatur desa untuk melaksanakan kegiatan perpisahan yang dipimpin oleh Koordinator desa Kahlil Gibran, Koordinator PLP Zaenal Abidin didampingi oleh Sekretaris KKN Ni Nyoman Sri Widhianti, Bendahara Sinta Dwi Amanah.
Lalu, Humas KKN Intan Youlandra, Humas PLP Wulan Erliana Safitri, kemudian bagian dokumentasi 1 Lilis Nuraini dan dokumentasi 2 Erma Titis Nikmah sekaligus menyerahkan plakat penghargaan kepada Kepala Pemerintahan Desa Bangun Rejo.
Pada kesempatan tersebut, Koordinator desa Kahlil Gibran dalam sambutan singkatnya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan permohonan maaf atas kekurangan Program Kerja yang telah dilaksanakan oleh anggota KKN Unila yang ia pimpin.
“Terima kasih kepada seluruh aparatur dan masyarakat Desa Bangun Rejo yang telah banyak membantu dan memberi bimbingan serta dukungan sehingga beberapa program kerja Kelompoknya telah terlaksana diantaranya, pembuatan pupuk eco enzyme, pembuatan bank sampah, posyandu remaja, pembuatan mading dan pelatihan tari dan slat musik gamolan yang telah berhasil dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Saya selaku Koordinator memohon maaf atas tingkah laku adik-adik mahasiswa/i KKN yang mungkin kurang berkenan di hati perangkat Desa Bangun Rejo,” ungkap Kahlil Gibran.
Ia juga mengungkapkan bukan hanya ilmu nyata yang didapatkan selama KKN, juga mendapatkan keluarga baru yang tidak didapatkan di kampus. Dan dirinya berharap semua kegiatan program KKN yang telah dilaksanakan bisa bermanfaat dan bagi anggota KKN bisa menjadi pengalaman yang berharga.
Sementara, Sekretaris KKN, Ni Nyoman Sri Widhianti mengatakan merasa sangat bersyukur dan beruntung mendapatkan lokasi KKN di Desa Bangun Rejo, karena seluruh masyarakat maupun perangkat sangat ramah dan baik dalam menerima mahasiswa maupun mahasiswi selama melaksanakan KKN.
“Kami merasa beruntung ditempat di Desa Bangun Rejo. Karena selama pelaksanaan KKN, kami selalu mendapat banyak bantuan maupun bimbingan selama pengabdian. Dan atas semua program kerja yang telah kami laksanakan bisa bermanfaat untuk masyarakat. Dan kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat maupun aparatur desa yang telah membantu kami, ” Ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Bangun Rejo Rohgiyanto pun mengucapkan terima kasih pada mahasiswa maupun mahasiswi KKN yang telah memberikan praktek ilmunya kepada masyarakat Desa Bangun Rejo. Dan dirinya mendo’akan para mahasiswa/i KKN menjadi orang sukses dan menjadi kebanggaan orang tua.
“Jika ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Maka pada kegiatan temu pamit ini, mewakili masyarakat selaku kepala desa, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh adik-adik yang telah melaksanakan KKN di desa kami, ” kata Kades Rohgiyanto.
Dirinya pun tak lupa memberikan petuah atau nasehat. Sebab menurutnya, orang tua telah berjuang dan berkorban demi anaknya dalam meraih cita-cita. Dan dirinya pun mengucapkan selamat jalan semoga pada saat pulang nanti, selamat sampai rumah masing-masing.
“Kelak jika adik-adik semua telah sukses, ingat Desa Bangun Rejo dan aparaturnya, ” tutupnya.
Kemudian acara dilanjutkan dengan makan siang bersama, yang disediakan oleh mahasiswa maupun mahasiswa KKN Unila sebagai wujud syukur pelaksanaan program KKN berjalan sukses dan diterima oleh masyarakat. (Mu’min/Yn)
Akhiri Pengabdian, Mahasiswa KKN Unila Adakan Perpisahan dengan Perangkat Desa Bangun Rejo









Tidak ada Respon