Desa Sumber Nadi, Penutup Rangkaian Musrenbangdes 2023 di Kecamatan Ketapang Berjalan Lancar 

admin
A-AA+A++

Lintaspena.com, Lamsel – Desa Sumber Nadi, desa ke-17 menjadi penutup rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) 2023 berjalan lancar dan sukses di Kecamatan Ketapang, yang telah dilaksanakan sejak tanggal 27 Oktober 2023 yang lalu. Hal tersebut dilaksanakan dalam rangka penyusunan RKP-DESA tahun anggaran 2024.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Sumber Nadi Kecamatan Ketapang Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (14/11/2023) pagi. Dihadiri langsung Sekretaris Kecamatan Ketapang Elhayati, S.E, Kepala Desa Sumber Nadi, I Ketut Sinda Atmita

Juga hadir Babinsa, Sekdes Sumber Nadi, I Bagus Putu Arjawa, Ketua BPD I Ketut Derana Saputra beserta anggota, pemuka agama umat sedharma atau Parisada Hindu Made Sumiarsa, Ketua RT/RW, Karangtaruna, Ketua LPM, tokoh masyarakat, pendamping desa kemudian hadir juga Ka. UPTD se-Kecamatan Ketapang, Ketua BUMDes dan Kader PKK Desa serta Linmas.

I Ketut Sinda Atmita, Kepala Desa Sumber Nadi dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemerintahan Desa Sumber Nadi, sumber pendapatan tahun anggaran 2023 adalah
1. Pendapatan Asli Desa (PADes) Rp.3.500.000,-
2. Dana Desa (DD) Rp.683.699.000,-
3. Alokasi Dana Desa (ADD) Rp.300.119.281,-
4. Bantuan Provinsi Rp.6.000.000,-
5. Bagi Hasil Pajak (BPH) Rp.52.011.100,-
6. Pendapatan lain-lain (Dll) Rp.73.000.000,-
7. Silpa tahun 2022 Rp.29.779.304,79,-
____________________________________Jumlah Total Rp.1.148.078.685,75,-

Kegiatan pendapatan yang wajib dilaksanakan tahun anggaran 2023 yang bersumber dari dana desa sebagai berikut :
Pendapatan Dana Desa sebesar Rp.683.669.000,-

1. Operasional Kades (maksimal 3%) Rp.20.510.000,-
2. Ketahanan Pangan (maksimal 20%) Rp 158.265.900,-
a. Fisik maksimal 15% Rp.104.741.000,-
b. K3 Kandang (Hewani ternak sapi), Kolam dan Kebun (cabai dan bawang) Rp.53.524.900,-
3. Bantuan Langsung Tunai (maksimal 10%) Rp.68.400.000,-

Adapun rincian global APBDes tahun anggaran 2023 dari bidang I – V sebagai berikut :
I. Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Rp.596.006.073,-
II. Bidang Pembangunan Rp.162.672.469,-
III. Bidang Pembinaan Masyarakat Rp.129.089.243,79,-
IV. Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp.,-186.020.900,-
V. Bidang Penanggulangan Bencana Rp.74.090.000,-
____________________________________Jumlah Belanja Rp.1.148.078.685,79,-

“Yang belum terealisasi dana desa di termin ketiga adalah bidang ketahanan pangan, yakni K3, Kebun (cabai dan bawang) karena mengingat cuaca, menunggu hujan turun. Lalu Smart Village. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan secara berkala dan selesai dengan baik, ” papar Kades I Ketut Sunda Atmita.

Dirinya berharap, apa yang dipaparkan bisa diterima sebagai bentuk transparansi ” Ucapnya. Dan dirinya menyampaikan Atas nama Pemerintah Desa Sumber Nadi saya mohon maaf dan rencana tahun 2024 bisa terealisasi baik yang bersumber dari DD – ADD – PBH – PADes – B.Prov – Dll, ” ujarnya mengakhiri dengan salam penutup Om Shanti, Shanti Om (semoga dalam keadaan baik atas karunia Sang Hyang Widhi).

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kecamatan Ketapang Elhayati, S.E menyampaikan permohonan maaf dari Camat Ketapang, karena berhalangan hadir dikarenakan menghadiri Paripurna DPRD dalam rangka HUT Pemkab Lamsel ke-67 tahun 2023. Dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk bisa menyaksikan pembukaan acara Lampung Expo 2023 yang akan dibuka secara resmi oleh Bupati Nanang Ermanto dan dimeriahkan oleh Band Jamrud.

“Desa Sumber Nadi adalah desa ke-17 yang telah melaksanakan kegiatan Musrenbangdes tahun 2023 dan sekaligus sebagai penutup rangkaian kegiatan tersebut di Wilayah Kecamatan Ketapang. Dan saya sampaikan permohonan maaf, karena pak camat tidak bisa hadir, dikarenakan menghadiri rapat Paripurna DPRD dalam rangka memperingati HUT Pemkab Lamsel ke-67, ” kata Sekcam Elhayati.

Dirinya pun menginformasikan bahwa rangkaian HUT Pemkab Lamsel ke-67 pembukaan acara Lampung Expo di samping Gor Way Handak Kalianda. Masyarakat bisa menyaksikan berbagai hiburan, salah satunya band dari Jakarta.

“Kita apresiasi, Desa Sumber Nadi memiliki PADes. Artinya sudah bagus, tinggal ditingkatkan. Karena prioritas penggunaan dana desa tahun 2024 salah satunya penyertaan modal untuk BUMDes/BUMDesma, ” ucapnya.

Sambung, kata Sekcam Elhayati ada desa lain yang pendapatan PADes saldonya nol. Artinya Desa Sumber Nadi sudah bagus punya pendapatan untuk desa. Dan prioritas penggunaan dana desa lainnya untuk bidang ketahanan pangan sebagai pencegahan dan penanganan stunting. Dan di Desa Sumber Nadi untuk stunting tidak ada.

“BLT-DD untuk tahun depan masih ada dan penerimanya adalah masyarakat miskin ekstrim. Lalu jaminan ketenagakerjaan yang saat ini sampai di tinggal Ketua RT dan BPD Desa. Hal tersebut sebagai jaminan dalam bekerja ketika mengalami musibah yang tak diinginkan, ” sambungnya.

Sementara Pendamping Lokal Desa (PLD) Erwin menjelaskan penggunaan dana desa untuk tahun 2024 untuk peningkatan BUMDes/BUMDesma, lalu untuk pengembangan desa wisata. Kemudian pengembangan UMKM, peningkatan taraf hidup manusia (pendataan SDGs), BLT-DD dan mitigasi bencana.

Sedangkan 7 prioritas yang wajib dilaksanakan dana desa adalah
1. BLT-DD dan Padat Karya Tunai
2. Penanggulangan TBC
3. Ketahanan Pangan
4. Pencegahan Narkoba
5. Penurunan Stunting
6. Dana Operasional Pemerintah Desa
7. Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Sementara, dalam pemaparannya Sekretaris Desa Sumber Nadi I Bagus Putu Arjawa Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-DESA) Sub Bidang Pekerjaan Umum & Tata Ruang tahun anggaran 2024 diperkirakan anggaran sebesar Rp.132.858.655,- dengan rincian sub bidang :
– Pengerasan jalan (DD) Rp.72.858.455
– Pemeliharaan Gedung Balai Desa (ADD) Rp.13 juta.
– Pembangunan drainase (DD) Rp.50 juta.

Sedangkan Daftar Usulan Rencana Program/Kegiatan Pembangunan Desa (DU- RKP) yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2025 adalah

– Pembangunan Jl. Kabupaten, yakni Jalan Gusti Ngurah Rai sepanjang 1150 meter dan lebar 3 meter.
– Pembangunan Drainase Jl. Kabupaten
– Rehabilitasi Gedung Sekolah Dasar (SDN) Sumber Nadi yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Diskusi dua arah dalam pembahasan RKP-DESA dalam musyawarah tersebut berjalan lancar dan sukses, keputusan diambil secara musyawarah dan mufakat. Selesai acara Musrenbangdes tepat pukul 12.00 WIB. (Idham/Alfian)

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *