Ket Foto : Pj Kades Yulfi Yendri foto bersama Ketua dan beberapa anggota Kelompok Ternak Ayam Kampung Setia Jaya.
BENGKALIS, Lintaspena.com – Melalui Program Ketahanan Pangan, Pemerintah Desa (Pemdes) Simpang Ayam, Bengkalis Riau membentuk Kelompok Ternak Ayam Kampung menggunakan Dana Desa Tahun 2023.
Pj Kades Yulfi Yendri bersama beberapa staf dan anggota tim tengah meninjau, mengarahkan, dan menyerahkan secara simbolis bantuan yang telah diberikan Pemdes Simpang Ayam dan telah diterima 6 Kelompok Ternak Ayam Kampung tadi yang semuanya adalah kaum Hawa.
“Tahun ini coba kelompok emak-emak, mudah-mudahan berhasil. Biasanya emak-emak ni teliti,” ucap seorang staf desa.
Bantuan telah disalurkan ke seluruh kelompok pada tanggal 23 Desember 2023 ke Kelompok Ternak Ayam Kampung Setia Jaya Desa Simpang Ayam dengan anggota sejumlah 9 orang.
Dikatakan Siti Rafitra yang didampingi beberapa anggota kelompoknya, dari 150 ekor anak ayam kampung yang mereka terima Cuma mati 4 ekor dan menurutnya kelompok lain yang paling banyak mati 7 ekor.
“Rasanya senang dapat bantuan ayam. Memberi makan ayam ini ada jadwal piket, piket pagi, siang nanti kita tengok lagi, sore nanti kita tengok lagi. Makan ayam ini sekitar sekilo lebih sekali makan,” terang Siti Rafitra seraya mengungkapkan dirinya dan anggota kelompok selalu berkomunikasi dengan ayam-ayam tadi bagai berbisik dengan manusia. “Apa kabar hari ini (ayam,red), sehat. Yang lain pun sama bahkan anak-anak yang mamanya piket mereka ikut dengan gembira,” tambah Siti Rafitra.
Selama ini Siti Rafitra mengaku belum pernah beternak ayam di rumah, “Ayam ada tapi punya tetangga. Terima kasih kepada Pemdes Simpang Ayam yang sudah memberikan bantuan ayam untuk ibu-ibu. Alhamdulillah semoga ini jadi hal yang terbaik, jadi usaha untuk ibu-ibu. Sekarang ini belum ada kendala bahkan riang melihat ayam-ayam di kandang kami ini,” ucapnya tersenyum.
Pj Kades Yulfi Yendri pula menyebabkan 6 kelompok yang diberikan bantuan tersebar di tiga dusun. “Per kelompok dianggarkan dalam kisaran 10 juta rupiah untuk 150 ekor bibit, kandang, lengkap pagar, lampu, dan sebagainya. Alhamdulillah, kegiatan yang bersumber dari Dana Desa ini merupakan program wajib dari Dana Desa berupa Program Ketahanan Pangan, Alhamdulillah, sudah bisa tersalurkan ke masyarakat. Harapannya semoga ini bisa menambah selain penghasilan khusus anggota kelompok masing-masing, juga harapannya semoga ini berkelanjutan karena nantinya dari desa tentunya akan berlanjut tidak sampai di sini saja, mungkin akan ada pengembangannya akan kami coba untuk keberlanjutan ke depannya untuk masing-masing kelompok yang telah dibantu,’ terang Pj Kades Yulfi Yendri
Selanjutnya kades Yulfi Yendri menyampaikan kenapa sasaran kelompok ibu-ibu, “Karena kita tahu kan kalau ibu-ibu ini lebih teliti, dibandingkan dengan bapak-bapak yang sibuk dengan rutinitas yang lain. Ditambah lagi semoga nanti selain menambah penghasilan, juga ada kegiatan tambahan yang bisa jadi kandang ayam di tempat berkumpul sesama anggota kelompok,” katanya menyampaikan penilaian.
“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada masing-masing kelompok yang telah diberikan bantuan berupa ternak ayam. Semoga ini berhasil dan bagi ibu-ibu sebagai tambahan penghasilan baru. Aktivitas ekonomi di Simpang ayam ini kan di sektor pertanian, mungkin peternakan ayam kampung bisa menjadi pilihan baru bagi masyarakat khususnya kaum ibu-ibu di desa Simpang Ayam,”
Keadaan ayam hingga saat ini berusia sekitar 40 hari, “Berat 3 sampai 5 ons dan ayam paling banyak mati 7 ekor, paling sedikit 2 ekor. Pertumbuhan ayam yang lumayan besar itu di Kelompok Mekar Sari,” kata Pj Kades Yulfi Yendri. **(Asnawi)










Tidak ada Respon