Muara Enim, Lintaspena.com – Hari ke tiga warga karang raja tetap melakukan penyetopan mobil angkuta batu bara yang melintas di jalan raya di sebabkan beberapa hari yang lalu telah terjadi tumpahan batu bara di jalan tepatnya di dusun 5 desa karang raja Kecamatan Muara Enim Kabupaten Muara Enim Sumsel, Rabu (16/11/2022).
“Dengan adanya aksi warga karang raja semua angkutan mobil batu bara di mintak putar balik, pihak perusahaan sudah melakukan beberapa kali mediasi tapi tidak membawa hasil karena apa yang menjadi tuntutan warga belum di penuhi.
Perwakilan dari beberapa perusahaan sudah mendangi warga karang raja pada malam rabu sekitar pukul 20.00 wib di halaman rumah warga dusun 5 salah satunya perusahaan dari CSR. PT. MME Tanjung Enim.
Warga mengatakan “dua tahun yang lalu perna terjadi tumpahan batu bara di jalan dan membuat perjanjian dengan perusahaan akan tetapi perjanjian itu tidak di indahkan oleh perusahaan hanya beberapa poin di lakukan dan hanya beberapa bulan saja di lakukan,” katanya.
“Selama ini perusahaan tidak perna ada memberikan kompensasi kepada warga terutama warga yang rumahnya di pinggir jalan lintas hanya mendapat hirupan udara debu batu bara saja pintu rumah apa kaca jendela tebal dengan debu.
Lingga perwakilan dari CSR. PT. MME Tanjung Enim beserta rombongan memintak kepada warga karang raja tanggal 21 nopember ada mediasi lagi dengan perusahaan akan tetapi masyarakat tidak terima warga mintak tunggu 2 atau 3 hari keputusan dan mobil tetap tidak bisa jalan harus putar balik.”pintak warga karang raja.
“Dari pantawan awak media di lapangan saat kita konfirmasi dengan supir saat melintas mengatakan semenjak ada warga karang raja aksi penyetopan mobil angkutan batu bara kami yang akan balek ke tanjung Enim lancar tidak macet biasnya tembus 3 jam lebih karena kemacetan mobil batu bara melintas di jalan, sekarang cuman berapa menit kita tembus ke tanjung Enim,” Dengan nada senang sekarang jalan ke tanjung tidak macet lagi.
“Tokoh pemuda Kabupaten Muara Enim Hidayattullah.S.Sos Mengajak seluruh lapisan masyarakat menuntut keadilan Stop mobik angkutan batu bara yang melintas di jalan karena membuat kemacetan pengguna jalan dan debu batu bara di mana kasian dengan warga yang tinggal di pinggir jalan berapa kali untuk menyapu rumah akibat hembusan debu batu bara,” pintaknya. (Radi)
Masyarakat Karang Raja Turun ke Jalan Stop Mobil Angkutan Batu Bara Mintak Putar Balik Arah








Sanggat bangga dgn warga karang raja.karna saya pribadi yg tiap hari pp muara enim tanjung enim,biasanya macet dan debu plus asap mengangu penglihatatn dan pernafasan.karna jln umum diperuntukkan untuk masyarakt umum.bukn untuk pt begerak dibidang batu bara.selamanya g usah lewat lagi truk batu bara.buat jln sendiri.