Lantik Muradi Jadi Pj Sekda Kuansing, Plt Bupati Muklisin Instruksikan Tiga Program Prioritas

Meni
Lantik Muradi Jadi Pj Sekda Kuansing, Plt Bupati Muklisin Instruksikan Tiga Program Prioritas
Plt Bupati Kuansing Muklisin melantik Muradi sebagai Pj Sekda Kabupaten Kuansing dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing. (Foto : Istimewa)
A-AA+A++

TELUK KUANTAN, LINTASPENA.COM – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Muklisin, bergerak cepat dalam menyusun strategi penguatan birokrasi daerah. Ia menginstruksikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuansing yang baru dilantik, Muradi, untuk segera mempercepat pelaksanaan tiga program prioritas daerah.

Instruksi tegas tersebut disampaikan langsung oleh Muklisin di tengah situasi yang menantang bagi jalannya pemerintahan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing diketahui tengah menghadapi tantangan efisiensi yang ketat akibat adanya tekanan kontraksi fiskal daerah yang cukup signifikan.

Dalam arahannya, Muklisin merincikan tiga bidang utama yang menjadi tugas berat sekaligus penting bagi Pj Sekda yang baru. Bidang pertama mencakup kepastian pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026 secara efektif dan efisien, pengoordinasian penyusunan RKPD 2027, serta pengoptimalan persiapan perhelatan nasional budaya Pacu Jalur.

Selanjutnya pada poin kedua, Pj Sekda diinstruksikan untuk memimpin seluruh Kepala Perangkat Daerah tanpa terkecuali. Fokus utamanya adalah melakukan akselerasi peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat serta mendongkrak performa kinerja birokrasi agar lebih responsif.

Sementara pada bidang ketiga, Muradi diminta untuk memperkuat harmonisasi serta sinergi lintas sektor yang ada di Kabupaten Kuansing. Jalinan komunikasi harus dipererat mulai dari unsur Forkopimda, kalangan akademisi, media massa, hingga para tokoh adat dan pemuka ulama setempat.

Plt Bupati Kuansing menegaskan bahwa pergantian pucuk pimpinan sekretariat daerah ini merupakan instrumen politik dan birokrasi yang penting dalam menjaga stabilitas roda pemerintahan. Menurutnya, penetapan posisi top manajer aparatur ini memiliki dampak psikologis dan administratif langsung terhadap konsolidasi internal.

“Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah bukan sekadar mengisi posisi struktural atau proses administratif belaka. Ini melainkan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat konsolidasi birokrasi di lingkungan Pemkab Kuansing,” ujar Muklisin, Kamis (30/7/2026).

Muklisin juga tidak menampik bahwa Kabupaten Kuansing saat ini tengah menghadapi badai finansial yang cukup serius. Hal tersebut dipicu oleh dinamika kebijakan fiskal dari pemerintah pusat serta adanya pengurangan alokasi dana transfer anggaran ke daerah.

Kondisi defisit tersebut diakui memengaruhi kapasitas keuangan daerah secara umum sekaligus memicu sejumlah persoalan administratif di lingkup pemerintahan. Guna mengatasi tekanan anggaran tersebut, Plt Bupati meminta Pj Sekda menerapkan prinsip efisiensi ketat di setiap lini instansi.

Kebijakan pengetatan ini dinilai menjadi kunci utama untuk menjaga ritme pembangunan daerah serta menjamin soliditas seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). “Kita harus tetap konsisten dan tidak larut pada persoalan yang terjadi. Cukup itu menjadi pelajaran untuk selanjutnya kita kembali fokus pada pengabdian,” pungkas Muklisin. (Sf)

Pos Terkait

Dinas pendidikan Kabupaten Bekasi

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *