Skrol untuk membaca pos
benner-musi-banyuasin

Sukses Lampaui Target, Angka Kemiskinan di Muba Anjlok Jadi 9,07 Persen pada 2026

Meni
Sukses Lampaui Target, Angka Kemiskinan di Muba Anjlok Jadi 9,07 Persen pada 2026
Bupati Muba H. M. Toha Tohet didampingi jajaran kepala perangkat daerah foto bersama setelah usai audensi mendengarkan paparan capaian indikator makro ekonomi dari BPS Kabupaten Muba, Selasa 13/10/2026. (Foto: Istimewa)
A-AA+A++

SEKAYU, LintasPena.com – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menorehkan catatan positif dalam sektor kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) per 9 Oktober 2026, persentase penduduk miskin di Muba sukses turun dari 9,97 persen pada 2025 menjadi 9,07 persen pada 2026.

Penurunan sebesar 0,90 poin persentase ini berbanding lurus dengan berkurangnya jumlah penduduk miskin sebanyak 5.520 jiwa, dari yang sebelumnya 69.610 jiwa kini menjadi 64.090 jiwa. Capaian ini menempatkan Muba sebagai daerah dengan penurunan kemiskinan tertinggi ketiga di Sumatera Selatan, tepat di bawah Kabupaten Musi Rawas Utara dan Kabupaten Lahat.

Realisasi angka kemiskinan sebesar 9,07 persen ini berhasil melampaui target Perubahan RKPD 2026 yang dipatok sebesar 9,85 persen (tingkat capaian mencapai 108,60 persen). Tidak hanya itu, angka kemiskinan Muba saat ini juga tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata tingkat kemiskinan Provinsi Sumatera Selatan yang berada di angka 9,50 persen.

Laporan performa ekonomi ini diserahkan langsung oleh Kepala BPS Muba, Nugraha Pukuh, SST, MEKK, kepada Bupati Muba, H. M. Toha Tohet, SH, di Ruang Rapat Kantor Bupati Muba pada Selasa (13/10/2026).

Menanggapi hasil impresif tersebut, Bupati Toha Tohet menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang ditunjukkan oleh BPS, jajaran perangkat daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.

“Saya bangga atas kerja sama kita di masing-masing sektor. Capaian ini menjadi penyemangat bagi kita untuk bekerja lebih maksimal lagi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Toha.

Kedepan, Pemkab Muba berkomitmen untuk terus memperkuat intervensi kemiskinan melalui sejumlah program strategis, antara lain:

• Optimalisasi Program Keluarga Maju.
• Pemberdayaan pelaku UMKM dan penguatan sektor pertanian.
• Perluasan lapangan dan kesempatan kerja baru.
• Peningkatan mutu layanan kesehatan, pendidikan, serta percepatan pembangunan infrastruktur.

Selain penurunan secara makro, kualitas kesejahteraan warga miskin di Muba juga mengalami perbaikan yang signifikan berdasarkan data BPS:

• Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1): Turun dari 1,49 menjadi 0,88.
• Indeks Keparahan Kemiskinan (P2): Menyusut dari 0,38 menjadi 0,12.

Penurunan kedua indeks ini menjadi indikator bahwa kesenjangan pengeluaran di antara penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin menyempit, serta ketimpangan di antara sesama warga kurang mampu berhasil ditekan.

Kepala Bapperida Muba, Dr. Mursalin, SE, MM, menjelaskan bahwa data terbaru dari BPS ini akan dijadikan landasan utama dalam mengevaluasi efektivitas program kerja pemerintah daerah serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Senada dengan hal itu, Asisten I Setda Muba, H. Ardiansyah, SE, MM, PhD, CMA, mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas harga pangan di pasar agar daya beli masyarakat terus terjaga secara berkelanjutan.

Meski tren kemiskinan terus melandai, Pemkab Muba menyadari masih ada sekitar 64.090 jiwa yang harus dientaskan. Oleh karena itu, skema pemberdayaan ekonomi dan kemudahan akses layanan dasar akan terus digenjot demi mewujudkan Muba yang kian sejahtera.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muba Zulkarnain, SE; Plt. Kepala Dinas Sosial Muba H. Deny, SH, M.Si; Plt. Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri, SH; Kabag Prokopim Setda Muba M. Agung Perdana, SSTP, M.Si; serta jajaran pejabat BPS Kabupaten Muba. (Maryati)

Pos Terkait

Read Also

Bupati Muba Cek Dampak Asap Karhutla: Instruksikan Faskes Siaga 24 Jam dan Siapkan Opsi PJJ

SEKAYU, LintasPena.com – Bupati Musi Banyuasin (Muba), H....

Buka Workshop untuk 850 Guru, Bupati Muba Tekankan Adaptasi Era Digital

SEKAYU, LintaPena.com – Perubahan teknologi digital turut mengubah...

Dinas pendidikan Kabupaten Bekasi

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *