Skrol untuk membaca pos
benner_hari_jadi_muba

Kampar dan Rokan Hilir Masuk Tahap III Sekolah Rakyat, Riau Ikuti Rakor Kemendagri

Meni
Kampar dan Rokan Hilir Masuk Tahap III Sekolah Rakyat, Riau Ikuti Rakor Kemendagri
Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi, menghadiri Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Tahap III dan Penetapan Penyelesaian Readiness Criteria secara virtual dari ruang kerjanya di Pekanbaru, Selasa (29/9). (Foto: Istimewa)
A-AA+A++

PEKANBARU, LintasPena.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Sekolah Rakyat dan Penetapan Penyelesaian Readiness Criteria secara virtual pada Selasa (29/9/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan administrasi dan legalitas lahan sebelum pembangunan fisik permanen dimulai.

Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Kemendagri, Fauzan Hasan, mengungkapkan bahwa program Sekolah Rakyat kini telah memasuki tahap ketiga. Program strategis ini sebelumnya telah melewati fase perintisan dan pembangunan awal.

“Saat ini sudah memasuki tahap tiga. Pada tahap pertama perintisan ada 166 Sekolah Rakyat, kemudian di tahap kedua sudah dibangun 93 Sekolah Rakyat,” ujar Fauzan.

Fauzan menegaskan, pemenuhan readiness criteria sangat krusial agar tidak memicu persoalan hukum atau sosial di kemudian hari. Fokus utama dalam rakor ini adalah memastikan kepastian status lahan yang akan digunakan untuk bangunan permanen. Pemda diminta bergerak cepat mengamankan legalitas tanah tersebut.

“Jangan sampai ada perdebatan atau konflik dengan masyarakat maupun pihak lainnya atas tanah yang dibangun Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Selain sertifikat kepemilikan, Pemda juga wajib melengkapi dokumen pendukung lainnya. Dokumen tersebut meliputi surat keterangan bebas sengketa, dokumen KKPR/PKKPR, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dokumen lingkungan, hingga Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

Tak hanya soal infrastruktur, Kemendagri juga mengimbau Pemda untuk mengantisipasi dampak psikologis peserta didik dan orang tua saat perpindahan dari lokasi rintisan ke sekolah permanen. Sosialisasi sejak dini dinilai sangat penting agar proses transisi berjalan lancar.

Rakor ini turut diikuti secara virtual oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, dari ruang kerjanya. Keikutsertaan Riau menjadi sangat strategis mengingat dua wilayahnya, yaitu Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hilir, masuk dalam daftar 29 lokasi yang ditetapkan untuk Sekolah Rakyat Tahap III. (Yn)

Pos Terkait

Read Also

Kejar Target Tahun Ini, Pemprov Riau Lengkapi Administrasi Sekolah Rakyat Siak Hulu

PEKANBARU, LINTASPENA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus...

Ditargetkan Mulai Bangun 2027, Wabup Muba Kawal Percepatan Proyek Sekolah Rakyat

SEKAYU, LintasPena.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab...

Dinas pendidikan Kabupaten Bekasi

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *