Manajemen Kebun PTPN4 Regional lll Saat Tim Audit RSPO Datang Karyawan Disuruh Berbohong dan Tutup Mulut

admin
ket foto : Net. dok ptpn4
A-AA+A++

SIAK|Lintaspena.com– Jajaran pimpinan kebun PTPN IV Regional III mulai dari Mandor, Askep, dan menejer menyampaikan kepada karyawannya baik kontrak maupun karyawan tetap untuk tidak banyak tingkah saat tim Audit Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) datang mengecek kebersihan lingkungan perusahaan, termasuk rumah dinas karyawan.

Menejer Kebun PTPN4 Regiaonal lll Koko Baskoro melalui Asisten kebun mengatakan kepada karyawan jangan ada satu pun karyawan yang mengajak anggota keluarganya membantu bekerja saat Tim Audit dari RPSO dan karyawan yang telah di usulkan untuk diwawancarai, ikuti prosedur yang telah diarahkan manajemen perusahaan. Ini dikatakan kepada salah seorang karyawan disalah satu afdeling di kebun lubuk dalam. Rabu, 04/06/25.

Salah satu karyawan PTPN4 Regional 3 Kebun Lubuk Dalam yang saat ini masih aktif sebagai karyawan merasa kecewa atas kalimat kata dari pihak manajemen, setiap ada kunjungan Tim Audit RSPO selalu ada arahan yang sama kepada seluruh karyawan.

“Biasanya setiap datang Tim Audit di Kebun ini kami disuruh untuk tidak macam-macam, dilarang tidak berbicara kepada Tim audit RSPO, kemudian diwajibkan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) berlogo merek PTPN4 Regional III. Kenapa hanya karyawan yang diusulkan oleh kebun yang di wawancarai, kenapa tidak semua karyawan.” ujar karyawan namanya tak mau disebutkan.

“Kalau boleh jujur saya mau diwawancarai oleh Tim Audit dari RSPO itu, saya ingin mengetahui apa yang mereka tanyakan, dan tentu saya jelaskan apa yang saya tahu juga yang saya alami sejak berada di kebun ini. Pertanyaan saya kenapa pihak manajemen kebun mengutuskan karyawan yang diwawancarai, jangan-jangan di kebun ini ada yang dirahasiakan untuk tidak diketahui oleh Tim RSPO,” ucapnya.

Anehnya lagi kenapa harus APD bermerek PTPN4 Regional III yang dipakai saat itu. Dan salah satu yang harus di sampaikan kepada Tim Audit apa diwajibkan bekerja pada libur nasional dan pada hari merah di kalender, supaya jelas yang sebenarnya karena selama ini banyak pemberitaan di media terkait itu, tambahnya.

Ia menambahkan, salah seorang staf karyawan pernah keceplosan di depan karyawan bahwasanya PTPN4 khususnya kebun Lubuk Dalam ini telah mendapatkan ijin untuk bekerja pada hari minggu dan hari merah di kalender.

“Kami mohon dengan hormat yang setinggi tingginya kepada Disnakertrans Provinsi Riau H. Bobby Rachmat, S.STP., M.Si sebagai orang tua karyawan ada di Riau ini, agar benar-benar menelusuri fakta dilapangan tanpa memberitahu pihak manajemen kebun. Jangan harus ada laporan dari karyawan baru bekerja, karena setiap manajemen perusahaan tidak membuka aibnya. Sebab fungsi dan tugas instansi Disnakertrans membela pekerj buruh tentu yang lebih berkompeten menelusuri ini Kepala Bidang kepengawasan di Dinas ketenagakerjaan pasti ada itu.

“Bilamana harus menunggu laporan karyawan atau buruh sampai dulu kapanpun nasib karyawan seperti ini. Selain dari pada itu, serikat yang bernama SPBUN yang berada di PTPN agar dibubarkan karena pengurusnya selalu berpihak kepada kebun. Tidak ada gunanya serikat itu ada, karena sejak saya berada di kebun Lubuk Dalam ini pengurusnya tidak pernah mengadakan rapat dan pertemuan silaturahmi antar pengurusnya dengan anggota serikat, pada hal tiap-tiap gajian ada pemotongan upah yang diberikan kepada serikat.” tandanya.

“Saya berharap dengan adanya pemberitaan ini dapat dibaca oleh Bapak Presiden RI H. Prabowo Subianto dan menyuruh kementerian ketenagakerjaan, kementerian HAM, kementerian BUMN, dan Gubernur Riau Abdul Wahid agar saling koordinasi membela masyarakat kecil termasuk kepada pekerja / Buruh khususnya di Provinsi Riau menelusuri kenyataan yang sebenarnya tanpa koordinasi kepada manajemen PTPN 4 Regional III.” Mengakhiri dengan mata berkaca-kaca. ***

Pos Terkait

Read Also

May Day 2026 di Riau: Ribuan Buruh Sepakat Tidak Turun ke Jalan, Dipusatkan di Purna MTQ

PEKANBARU, LintasPena.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui...

THR Belum Cair, Begini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Disnakertrans Riau

PEKANBARU, LintasPena.com – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Tenaga...

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *