BENGKALIS, LINTASPENA.COM – Sekda Bengkalis H Bustami HY menjadi narasumber pada agenda validasi data dan analisis kebutuhan intervensi dalam rangka pemenuhan layanan sosial dasar di kawasan perbatasan.

Pada kesempatan itu Bustami memaparkan tentang kondisi Kabupaten Bengkalis di Wilayah Perbatasan, yang ditaja Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia, Selasa, 15 Februari 2022 di Ruang Rapat Hang Jebat Kantor Bupati Bengkalis secara virtual.

Sekda Bustami memaparkan sejumlah lokasi prioritas kawasan perbatasan Kabupaten Bengkalis yakni Kecamatan, Rupat Utara, Rupat, Bandar Laksmana, Bengkalis dan Kecamatan Bantan.

“Tantangan dan potensi pengembangan kawasan perbatasan dengan sejumlah potensi yakni dukungan kebijakan Nasional, semakin baiknya akses transportasi, terjadinya peningkatan kerjasama bidang pendidikan budaya dan ekonomi,” kata Bustami.

Kemudian tantangan yang dihadapi yakni tingginya tingkat abrasi pada pulau terluar berdampak pada terganggunya akses ekonomi masyarakat kemudian belum optimalnya infrastruktur dasar yang terjadi di jalan, jembatan, sanitasi, air bersih perumahan dan permukiman.

Kemudian Bustami menjelaskan rencana kedepan program kegiatan kawasan perbatasan yakni pembangunan dan peningkatan kapasitas struktur jalan, jembatan, perumahan dan permukiman.

Peningkatan infrastruktur dan akses perhubungan, peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan, peningkatan fasilitas pendidikan. Sinergi restorasi gambut dan mangrove serta penguatan sinergi penanganan peredaran narkoba.

Ikut mendampingi Sekda, Asisten Pemerintahan dan Kesra Andris Wasono, Kadis Disdukcapil Ismail, Kadis Koperasi dan UKM Sufandi, Camat Bengkalis Ade Suwirman, Camat Bantan Muthu Saily dan sejumlah perwakilan Perangkat Daerah. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *