Model Baru! Proyek Pengaspalan Ruas Jalan Ehosakhozi-Orahili Penuh Dengan Gaya Tempelan

admin
A-AA+A++

Lintaspena.com, Nias – Kondisi pekerjaan proyek pengaspalan peningkatan ruas jalan Ehosakhozi – Orahili Idanoi, Kecamatan Hiliserangkai,  Kabupaten Nias, Sumatera Utara hampir penuh tambal sulam. Minggu, (29/01/2023).

Dengan adanya penambalan itu, salah seorang warga sangat menyayangkan dengan proses perbaikan hanya menambal titik jalan yang sudah rusak dan seharusnya perbaikan tidak dilakukan secara tambal sulam. Baiknya dibongkar kembali kemudian baru dilakukan pengaspalan.

“Kami berani memastikan tidak berselang lama jalan itu pasti cepat hancur, “cetus warga.

Ditempat berbeda, Yorianus Halawa menuturkan bahwa dengan adanya pembangunan di desanya tentunya sangat berterimakasih kepada Pemda dan juga kepada DPRD Kabupaten Nias telah mengakomodir dan mengaspirasikan usulan serta menyetujui pembagunan  peningkatan ruas jalan Ehosakhozi-Orahili Idanoi pada forum daerah Tahun Anggaran 2021-2022.

Namun, dibalik adanya pembangunan itu yang belum lama dikerjakan sudah hampir seluruh titik pada ruas jalan mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga mutu dan kualitasnya jauh dari kata baik.

Padahal, anggarannya sangat cukup besar bernilai Rp1.978.881.400 dari APBD Kabupaten Nias Tahun Anggaran 2022 yang dikerjakan oleh CV. Nagoyo Manase.

“Kami sangat kecewa setelah dikerjakan oleh CV. Nagoyo Manase
yang wakil direkturnya Insionis Waruwu yang notabene adiknya Sekertaris Camat (Sekcam) Hiliserangkai dan dengan realita saat ini terlihat rusak, “Tutur Warga.

Dikatakannya, dirinya bersama warga lainnya menilai bahwa dalam melaksanakan pekerjaan itu menduga kuat telah menyalahi ketentuan yang ada pada bestek dan desain gambar.

“Saya sangat berharap adanya ketegasan bapak Bupati Nias agar mengimplementasikan aturan yang ada dan juga memohon kepada Lembaga DPRD Kabupaten Nias khususnya Dapil III agar segera melaksanakan fungsi kepengawasannya, “Ujarnya.

Yorianus juga menyinggung bahwa terkait adanya pernyataan salah satu akun facebook milik Inisial AD saat Bupati Nias melihat pekerjaan tersebut sekira sebulan yang lalu.

Pasalya, akun tersebut mengatakan bahwa apa yang di sampaikan anggota DPRD Dapil III tentang kerusakan jalan ini tidak benar.

“Pernyatannya itu kurang elok dan tidak tepat seolah-olah mendahului kesimpulan dari Bapak Bupati dan perlu teguran langsung oleh bapak bupati, “Ungkapnya.

Yorianus juga, tak lupa juga berterimakasih atas kedatangan sejumlah PERS dan LSM dilingkungannya telah melakukan investigasi dengan melihat langsung keadaaan proyek tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterimakasih telah membantu masyarakat mempublikasikan kondisi proyek tersebut karna  pembangunan itu kerinduan masyarakat kami sejak dulu, “tegasnya.

Sementara, Korwil LSM GEMPUR KEP NIAS Fatiziduhu Zai sangat menyesalkan rekanan dan saya menduga rekanan melakukan kecurangan dalam pemakaian material, menyesalkan lemahnya pengawasan dari dinas terkait.

“Saya meminta kepada aparat penegak hukum dalam hal ini Kejari Gunungsitoli melakukan penyelidikan dan penyidikan, menyeret semua pihak pengadilan sesuai dengan kapasitas masing-masing terkait proyek ini dari mulai perencanaan hingga selesainya pekerjaan.”Akhir  beliau kepada wartawan

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Sally Zebua sebelumnya menanggapi bahwa terkait kerusakan disejumlah titik tersebut penyedia jasa bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan karena saat ini masih dalam tahap pemeliharaan. 

Jurnalis : KWL