BENGKALIS, LINTASPENA.COM – Bertempat di Gedung Cik Puan Bengkalis Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bengkalis Melaksanakan Seminar Kebangsaan, Sempena Memperingati Hari Anti Narkoba Internasional, 4 Juli 2022.
Sempena Memperingati Hari Anti Narkoba internasional PC PMII Kabupaten Bengkalis Menggelar Seminar Nasional Anti Narkoba dengan Tema Milenial sehat tanpa Narkoba untuk Bengkalis Bermasa Menuju Generasi Emas.
Ketua PC PMII Kabupaten Bengkalis Muji Rizki Mengatakan, Alhamdulillah lancar dan sukses hari ini Nara sumber semangat mengisi materi dan juga Perseta antusias dari sekolah dan juga dari organisasi kita undang.
Baca Juga:
Menkes Tegaskan Belum Ada Perubahan Kebijakan Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan
“Harapan kedepannya kami berharap ini kebanggaan kami menjadi anak daerah kabupaten Bengkalis yang tentu melihat kondisi Bengkalis miris persoalan narkoba, kedepannya dengan kegiatan seminar, kegiatan–kegiatan penyuluhan, sosialisasi perlu di tingkatkan lagi. Tentu kami berharap dengan pemerintah daerah kemangku kebijakan harus macam mana mehujutkan Bengkalis bebas narkoba dengan jargon hari ini sama–sama berharap kegiatan ini sebagai upaya bagai mana pemerintah perlu mehujutkan namanya BNNK, Badan Narkotika Nasional Kabupaten. Menurut kami BNNK Ini adalah salah satu badan memfokuskan bagai mana penanganan solusi bagi persoalan narkoba setiap Kabupaten,” Ungkap Muji Rizki.
Bupati Bengkalis yang di Wakili Staf Ahli Bupati Setda Bengkalis memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi–tingginya serta menyambut baik atas diselenggarakannya seminar kebangsaan peringatan hari anti narkoba tersebut, agar kedepannya kita memiliki generasi muda, sebagai generasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di daerah ini, menjadi lebih baik, sehat, bahagia dan sejahtera.



“Kami Pemerintah Daerah terus berupaya menanamkan sejak dini, khususnya para remaja dan generasi muda kita, dengan penguatan nilai-nilai agama dan budaya melayu, guna memberikan arah kepada generasi muda daerah ini, agar mereka dapat mengenal lebih dalam akan landasan-landasan bertingkah laku yang sesuai dengan norma agama dan norma sosial budaya masyarakat, agar kedepannya generasi muda kita dapat menjadi insan yang berkarakter, yaitu insan yang berkualitas serta berakhlak mulia, yang jauh dari tindak kejahatan apa lagi narkoba,” ungkap Toha.
Selanjutnya Toha menambahkan persoalan narkoba didaerah kita saat ini sudah seperti gunung es, yang semakin lama terus membesar sehingga bisa membahayakan siapa saja. Korbannya tidak memandang dari mana asalnya. Anak-anak, remaja, dewasa, orang tua, laki-laki dan perempuan, masyarakat perkotaan dan pedesaan, politikus, pejabat, pegawai, honorer, bahkan aparat keamanan bisa saja terjerumus dalam lembah narkoba.
“Meskipun upaya pencegahan sampai penangkapan terhadap pengedar maupun pengguna narkoba terus dilakukan, namun bahan haram tersebut seolah-olah tidak pernah habis. Perkembangan penyalahgunaan dan peredaran narkoba setiap waktu, perkembanganya cukup pesat. Bahkan peredaran narkoba di kabupaten bengkalis sudah masuk dalam kategori darurat,” ucap Toha.
Baca Juga:Polisi Amankan Pria yang Letuskan Senjata Saat Pelantikan Kades di Deli Serdang, Tak Jadi Tersangka
Jangan pernah mendekati barang haram narkoba, apalagi sekedar coba-coba. Masa muda memang diliputi oleh berbagai rasa ingin tahu. Terlebih dengan hal baru. Oleh karena itu, banyak dari mereka yang awalnya hanya coba-coba, berlanjut menjadi ketergantungan. Yaitu keadaan di mana fisik dan psikis selalu membutuhkan barang yang membuatnya tenang dan lebih rileks, pesan Toha.
Kepada kita semua harus terus bersinergi, kita harus bergandengan tangan, saling asah, saling asih, dan saling asuh, sehingga lingkungan kita bebas dari narkoba. Mari kita rapatkan barisan, jangan pernah memberi celah sedikit pun kepada narkotika untuk masuk ke lingkungan masyarakat kita, harap toha.
Editor: M. Asnawi











Tidak ada Respon