PEKANBARU, LintasPena.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Riau akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Kamis (1/10/2026). Potensi hujan diproyeksikan terjadi mulai siang, sore, hingga malam hari.
Forecaster On Duty BMKG, Anggun R, menjelaskan bahwa kondisi udara di Riau pada pagi hari diprakirakan kabur hingga cerah berawan. Pihaknya mengidentifikasi adanya potensi kekaburan udara akibat asap yang dapat memengaruhi jarak pandang. Kondisi ini diprakirakan bertahan hingga dini hari.
“BMKG mengimbau waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Potensi tersebut diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Siak, Bengkalis, Rokan Hulu, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru pada siang atau sore serta malam hari,” ujar Anggun dalam keterangan tertulisnya.
Menurut data BMKG, hujan pada malam hari berpeluang terjadi di wilayah Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Bengkalis, dan Pekanbaru. Sementara pada dini hari, hujan ringan yang bersifat lokal diprakirakan mengguyur sebagian Rokan Hilir, Dumai, dan Indragiri Hilir.
Suhu udara di Riau diproyeksikan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 50 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat berkecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam. Adapun tinggi gelombang laut di perairan Riau masuk kategori rendah, yakni 0,5 hingga 1,25 meter.
Berdasarkan pemantauan sensor satelit hingga pukul 23.00 WIB, BMKG menemukan 11 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Wilayah sebarannya meliputi Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak tujuh titik, serta Siak, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hilir yang masing-masing mencatat satu titik panas.
Secara kumulatif di pulau Sumatera, BMKG mendeteksi total 3.452 titik panas. Jumlah terbanyak berada di Provinsi Sumatera Selatan dengan 2.589 titik, diikuti Jambi 360 titik, Lampung 325 titik, dan Bangka Belitung 148 titik. Hotspot lainnya terpantau di Bengkulu (6 titik), Sumatera Barat (4 titik), Kepulauan Riau (4 titik), Sumatera Utara (3 titik), dan Aceh (2 titik).
Atas kondisi tersebut, BMKG meminta masyarakat untuk tetap memperhatikan perubahan cuaca secara berkala, terutama di wilayah-wilayah yang masuk dalam daftar peringatan dini cuaca ekstrem. (Sf)










Tidak ada Respon