Skrol untuk membaca pos
pemkab musi banyuasin mari jaga kesehatan kita

Sambangi Siak, Direktur Kemenhut Puji Gotong Royong Penanganan Karhutla

Meni
Sambangi Siak, Direktur Kemenhut Puji Gotong Royong Penanganan Karhutla
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menyerahkan berkas usulan bantuan sarana dan anggaran operasional karhutla kepada Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut RI, Thomas Nifinluri. (Foto: Istimewa)
A-AA+A++

SIAK, Lintaspena.com – Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan RI, Thomas Nifinluri, mengapresiasi upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Siak. Langkah penanganan di wilayah tersebut dinilai sukses berkat kolaborasi kuat dan kerja sama gotong royong dari seluruh pihak.

“Kami mendapat laporan bahwa kerja sama gotong royong di Siak sangat luar biasa. Memang kerja sinergis seperti ini yang seharusnya terus digelorakan karena menjadi kunci utama dalam pengendalian karhutla,” kata Thomas saat berkunjung ke Siak, Jumat (11/9/2026).

Thomas mengingatkan bahwa Kabupaten Siak memiliki kawasan hidrologi gambut yang sangat luas. Karakteristik ini membuat wilayah tersebut rawan karhutla dan membutuhkan perhatian ekstra dalam pemetaan serta mitigasi dini.

Mengingat prediksi BMKG yang menunjukkan puncak musim kemarau berlangsung sepanjang September hingga berpotensi berlanjut ke awal tahun 2027, Kementerian Kehutanan akan mengambil langkah terukur demi mencegah kabut asap di Siak.”Kita siapkan strategi komprehensif, mulai dari operasi modifikasi cuaca (OMC) hingga skema pemantauan jalur darat dan udara dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, memaparkan langsung kondisi riil penanganan karhutla di lapangan sekaligus menyerahkan dokumen permohonan dukungan kepada pihak kementerian.

Ia menjelaskan, sebagian besar titik api berada di lahan gambut dalam dan kawasan hutan lindung yang sulit dijangkau. Kendala ini diperberat dengan keterbatasan sarana prasarana, peralatan pemadam, serta anggaran operasional daerah.

“Kami bekerja totalitas tanpa memandang bulu agar api segera padam. Yang kami pertaruhkan adalah keselamatan masyarakat serta kelestarian kawasan hutan tempat satwa tinggal yang merupakan aset negara,” ujar Syamsurizal.

Pemkab Siak berharap kunjungan kerja ini menjadi ruang diskusi taktis untuk memperkuat dukungan nyata dari pemerintah pusat, baik bantuan logistik maupun armada tambahan. Selama ini, pemadaman dilakukan secara gotong royong bersama TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, sektor swasta, hingga kelompok masyarakat peduli api.

Di sisi lain, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak, Novendra Kasmara, membeberkan data kumulatif bahwa hingga 10 September 2026, total luas karhutla di Siak telah mencapai 273,423 hektare. Luasan tersebut mencakup 111,33 hektare di kawasan hutan dan sisanya berada di lahan milik masyarakat.

Menurut Novendra, penanganan terpadu sebenarnya sudah berjalan sejak status siaga darurat ditetapkan pada Februari lalu. Namun, memasuki periode Agustus hingga September, eskalasi karhutla melonjak tajam.

Titik api menyebar di beberapa lokasi krusial secara bersamaan, mulai dari kawasan Taman Nasional Zamrud, Kampung Dayun, Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu, hingga kawasan Tasik Betung. Kondisi ini memaksa personel dan alat pelindung dibagi ekstra keras di lapangan.

“Tantangan terbesar kami saat ini adalah keterbatasan anggaran operasional, minimnya alat berat untuk sekat bakar, serta pasokan logistik jangka panjang untuk penanganan di lahan gambut,” pungkas Novendra. (Dd)

Pos Terkait

Read Also

Turun Langsung ke Pasar, Kapolsek Rumbai Gencarkan Sosialisasi Cegah Karhutla

PEKANBARU, Lintaspena.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Rumbai terus...

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Penanganan Karhutla di Dua Lokasi Indragiri Hulu

INHU, Lintaspena.com – Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran...

Dinas pendidikan Kabupaten Bekasi

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *