PEKANBARU, LintasPena.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Riau melalui jajaran Pemasyarakatan memperketat pengamanan di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Provinsi Riau. Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas keamanan tetap terkendali menjelang momentum Hari Raya Idul Fitri.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Maizar, menginstruksikan seluruh jajaran untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Penguatan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan yang digelar secara virtual, Kamis (12/3/26).
“Fungsi pengamanan harus diperkuat melalui deteksi dini, pemberantasan peredaran handphone, pungutan liar, dan narkoba (HALINAR). Saya minta seluruh petugas meningkatkan kepatuhan terhadap SOP pengawalan dan pengawasan,” tegas Maizar dalam arahannya kepada para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Wilayah Riau.
Selain fokus pada aspek keamanan, Maizar juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program pembinaan bagi warga binaan. Saat ini, Kanwil Kemenkumham Riau tengah memacu program kemandirian pangan yang melibatkan 107 warga binaan.
Program tersebut memanfaatkan lahan seluas lebih dari 102 ribu meter persegi yang mencakup berbagai kluster produktif, mulai dari pertanian, perikanan, peternakan, hingga hortikultura.
“Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan nyata. Selain untuk kemandirian mereka, hasil dari kluster ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, dipaparkan sejumlah rencana inovasi strategis, di antaranya pembangunan dapur sehat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis, serta penguatan pemasaran produk karya warga binaan melalui lounge layanan publik.
Kanwil Kemenkumham Riau juga berkomitmen mengembangkan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen instansi dalam menghadirkan sistem pemasyarakatan yang produktif, berkelanjutan, dan tetap menjunjung tinggi prinsip pengamanan yang ketat. (Sf)
Editor : Tr










Tidak ada Respon