Lintaspena.com, Lamsel – Dengan adanya sosialisasi tentang Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh anggota DPRD Lamsel, Sadide di Desa Ruguk. Mengucapkan terima kasih. Sebab menurutnya, dengan adanya kegiatan tersebut, dapat menambah wawasan pemahaman dan memperkuat wawasan masyarakat tentang Pancasila sebagai Dasar Negara dan Ideologi Negara, UUD NKRI sebagai Konstitusi Negara.
“Selaku Kepala Desa, mewakili masyarakat, saya mengucapkan terima kasih kepada pak dewan yang telah memilih Desa Ruguk tempat sosialisasi. Sehingga masyarakat dapat ilmu pengetahuan dan pemahaman. Sehingga masyarakat tidak mudah disusupi atau dipengaruhi oleh faham-faham yang bertentangan dengan Pancasila, “kata Jaro Saiful.
Ia menjelaskan, diera saat ini dimana dunia digital berkembang pesat. Sehingga Faham-faham yang memecah belah persatuan bangsa semakin marak tersebar di dunia maya. Begitu juga di tengah-tengah masyarakat, banyak yang diam-diam menyebarkan faham radikalisme.
“Dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat bisa mencegah faham radikalisme yang menyusup di tengah -tengah masyarakat. Seperti faham khilafah dan sejenisnya, ” itu maksud dan tujuan digelarnya Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini, ” lanjutnya.
Masih disampaikan Jaro Saiful, sejak zaman kemerdekaan ideologi kita Pancasila. Tidak boleh dirubah-rubah. Apapun suku dan keyakinannya, tetap Pancasila. Kalaupun ada yang hendak merubahnya, maka akan berhadapan dengan negara. Sekali lagi atas adanya sosialisasi ini, kami ucapkan terima kasih, “ucapnya.
Sementara Dawar Yunus, S.H,. M.H selaku narasumber pemaparan sosialisasi tersebut memaparkan makna kata ideologi berasal dari kata idea berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, ide-ide dasar, atau cita-cita. Dan logos berarti ilmu atau secara harfiah ideologi maknanya cara pandang bangsa kita, untuk mencapai tujuan yang tidak terlepas dari nilai-nilai Pancasila yang terkandung didalamnya, ” kata Dawar.
Iapun mengingatkan tentang sejarah perumusan Pancasila sebelum Indonesia merdeka yang diisi oleh tim sembilan. Dan salah satunya adalah keturunan ulama Hasyim Asy’ari. Artinya, nilai-nilai Pancasila hasil kesepakatan bersama lintas agama.
Tak lupa Dawar mengharapkan kepada yang hadir di kegiatan sosialisasi ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan sebagai kader penggerak. Sebab menurutnya dari sekian ribu masyarakat Desa Ruguk, maka kalian yang dinilai mampu menjadi penyambung dan memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat tentang pentingnya memiliki pemahaman ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, ” pungkasnya. (Idham)
Sosialisasi Ideologi Pancasila di Desa Ruguk, Jaro Saiful: Semoga Perkuat Wawasan Masyarakat tentang Kebangsaan








Tidak ada Respon