PEKANBARU, LintasPena.com – Harapan PSPS Pekanbaru untuk mendongkrak posisi di klasemen Liga 2 Pegadaian harus pupus setelah ditahan imbang tanpa gol oleh pemuncak klasemen, Garudayaksa FC. Laga yang berlangsung di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Sabtu (1/3) malam tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Hasil minor ini memaku posisi “Askar Bertuah” di peringkat ke-8 dengan koleksi 24 poin. Posisi ini sangat riskan, mengingat PSPS terancam disalip oleh Persekat Tegal dan terjerembab ke zona degradasi jika gagal bangkit di laga sisa.
Pelatih PSPS, Aji Santoso, secara terbuka mengungkapkan ketidakpuasannya atas performa Asri Cs. Ia menilai permainan anak asuhnya tampil jauh di bawah ekspektasi dan gagal mengonversi peluang.
“Sangat disayangkan, kami hanya meraih satu poin. Permainan sangat monoton, terlalu sering memainkan bola sendiri sehingga mudah dipatahkan lawan,” ujar eks pelatih Persebaya tersebut pada media lintas Pena usai laga.
Aji juga menyoroti tumpulnya lini depan, termasuk performa pemain asing Francis yang dinilai belum maksimal. Padahal, menurutnya, skema finishing sudah diasah tajam selama sesi latihan namun hilang saat pertandingan resmi.
Evaluasi Total Sebelum Derby Sumatera. Dengan jeda kompetisi yang cukup panjang, PSPS memiliki waktu hampir satu bulan untuk berbenah sebelum menghadapi laga krusial melawan PSMS Medan pada 28 Maret mendatang.
“Masih ada sisa 6 pertandingan. Fokus utama kami adalah memperbaiki penyelesaian akhir. Kami akan manfaatkan waktu libur ini untuk evaluasi total agar bisa meraih poin penuh di laga selanjutnya,” tegas Aji.
Dalam tiga laga terakhir di putaran ketiga, PSPS Pekanbaru tercatat hanya mampu mengantongi hasil imbang melawan Persiraja Banda Aceh, Adhyaksa FC, dan Garudayaksa FC.









Tidak ada Respon